Warga Kampung Bonto-bonto Marang Pangkep Tewas Gantung Diri

Ia ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Jl Andi Sadda Kampung Bonto-Bonto, Kelurahan Bonto-bonto, Pangkep

Warga Kampung Bonto-bonto Marang Pangkep Tewas Gantung Diri
TRIBUN TIMUR/MUNJIYAH DIRGA GHAZALI
Kapolsek Marang, Iptu Nompo SH di rumah korban di Jl Andi Sadda Kampung Bonto-Bonto, Kelurahan Bonto-bonto, Kecamatan Marang Kabupaten Pangkep, Sulsel, Kamis (10/1/2019). 

TRIBUNPANGKEP.COM, MARANG-- Arafah (25) warga Kampung Bonto-bonto ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Jl Andi Sadda Kampung Bonto-Bonto, Kelurahan Bonto-bonto, Kecamatan Marang Kabupaten Pangkep, Sulsel, Kamis (10/1/2019).

"Kita temukan korban gantung diri di bawah kolom rumahnya sekitar pukul 09.00 Wita tadi," kata Kapolsek Marang, Iptu Nompo SH.

Iptu Nompo menambahkan, korban awalnya meminta izin kepada saudaranya ke toilet untuk buang air besar.

Baca: Jalanan Menuju Kampus STAI DDI Pangkep Berlubang

Baca: Hotman Paris Kaget Wawancara Eks Mucikari Artis Robby Abbas, Ungkap Pria Hidung Belang dari Pejabat

Baca: Ini Penyebab Aset Abu Tours Belum Bisa Dibagikan ke Jemaah

Baca: Nasdem Sinjai Jadikan Survei LSI Sebagai Motivasi Buat Kader

Baca: Jarang Terjadi! Acara Malam Mappacci Putra Nurdin Abdullah, Pertemukan SYL dan Amin Syam

Baca: Cari Tahu Melempemnya Industri Maritim Sulsel, Ikatan Alumni Teknik Unhas Adakan Tudang Sipulung

Baca: Hujan Berpotensi Guyur Kabupaten Wajo Sejak Pagi Hingga Sore

Baca: Ketua Bawaslu Pangkep: Dirut Perusda Sulsel Tidak Terbukti Melanggar

Baca: Lowongan Kerja BUMN Bulog, Lulusan SMK D3 & S1, Tutup 13 Januari, Buruan Daftar Online di Link Ini

Baca: Resmob Polsek Panakkukang Bekuk DPO Curas

"Jadi dia izin ke toilet, tapi lama sekali nda menyahut saat saudaranya panggil, terus dicari ke toilet dan kagetmi saudaranya temukan korban sudah gantung diri," ungkapnya.

Nompo menyebut, kondisi korban saat ditemukan oleh saudaranya, mulut mengeluarkan busa dan sudah meninggal.

"Diduga dia meminum racun rumput karena disekitar TKP ditemukan ceceran sisa racun, begitupun di telapak kaki korban juga terlihat ada racun," jelasnya.

Selain diduga minum racun, korban juga menurut keluarganya mengalami gangguan jiwa dan pernah menjalani perawatan di RS Dadi Makassar selama dua pekan pada bulan November 2018.

Baca: Survei LSI Sebut PSI Bakal Gagal, Watum DPD PSI Wajo Optimis Raih Suara Melenial

Baca: Hari ini, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani Hanya Punya Satu Agenda

Baca: TP PKK Gowa Mulai Lakukan Monitoring PKK Kecamatan

Baca: Pihak Vanessa Angel Blak-blakan soal Kuasa Hukum Mundur, Saling Klaim Ini

Baca: Hari Ini, Listrik Padam 7 Jam di Maros, Ini Lokasinya

Baca: Siapa Salah? Pria Ini Kritis di Rumah Sakit Gara-gara Dikerok Istri Tetangga & Penjelasan Polisi

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

Baca: Jarang Terjadi! Acara Malam Mappacci Putra Nurdin Abdullah, Pertemukan SYL dan Amin Syam

Baca: Video : Ritual Mappaccing Mentan Amran Sulaiman Jelang Pernikahan Putra Bungsu Gubernur Sulsel

Baca: Siapa Salah? Pria Ini Kritis di Rumah Sakit Gara-gara Dikerok Istri Tetangga & Penjelasan Polisi

Baca: Tahun Ini, Pep Guardiola Target Manchester City Raih 4 Trofi

Baca: Ini Alasan BPJS Tak Bayar Klaim RSUD Bulukumba Rp 12 Miliar

Baca: Cari Tahu Melempemnya Industri Maritim Sulsel, Ikatan Alumni Teknik Unhas Adakan Tudang Sipulung

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved