Jembatan Allu Tamanroya Belum Rampung, Ini Penjelasan Wabup Jeneponto

keterlambatan pengerjaan jembatan di Allu Tamanroya disebabkan beberapa kendala.

Jembatan Allu Tamanroya Belum Rampung, Ini Penjelasan Wabup Jeneponto
ikbal/tribunjeneponto.com
Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yasir 

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com, Ikbal Nurkarim

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Wakil Bupati Jeneponto Paris Yasir mengaku prihatin terkait anak sekolah yang menggunakan rakit untuk pergi sekolah.

Hal itu, Ia sampaikan saat dikonfirmasi TribunJeneponto.com via telfon, Rabu (9/1/2019).

Menurut wakil bupati Jeneponto itu, keterlambatan pengerjaan jembatan di Allu Tamanroya disebabkan beberapa kendala.

"Ada beberapa kendala yaitu yang pertama bahan jembatan yang harus dikapalkan kesini sehingga butuh waktu untuk sampai ke Jeneponto ditambah lagi kondisi cuaca yang pertengahan bulan Desember itu sudah tidak ada pengiriman lagi seperti waktu saya sering kirim-kirim barang," kata Paris

"Yang kedua bongkar muat itu macet kaya kita perjalanan ke Makassar itu macet pada akhir tahun, begitupun proses ini," paparnya.

"Yang ketiga bahan rangka yang tidak dibuat di Makassar sehingga harus dipesan diluar yang menggunakan spesifikasi khusus sehingga menjadi kendala," sambungnya.

Wakil Bupati Jeneponto itu berharap pengerjaan proyek jembatan ini tidak melanggar hukum.

"Kita berharap semoga itu bukan sesuatu yang melanggar hukum karena pencairan dananyapun baru 30 persen," harapnya.

"Itu ada adendum di bulan Desember sekarang ini karena sudah selesai maka diberlakukan sistem denda, Jadi kita denda kontraktornya sampai dengan jembatan itu selesai sesuai aturan yang berlaku," jelasnya

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved