Support UIT Makassar, Dekan FTI UMI: Kita Wajib Sinergi

Rektor UIT Makassar Dr Andi Maryam bersama perwakilan UIT telah menerima surat keputusan (SK) pencabutan sanksi.

Support UIT Makassar, Dekan FTI UMI: Kita Wajib Sinergi
HANDOVER
Rektor Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar Dr Andi Maryam. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Dr Ir Zakir Sabara H Wata ST MT IPM ASEAN Eng mengajak seluruh elemen terkait untuk mensupport Universitas Indonesia Timur (UIT) bangkit dari masalah yang ia hadapi.

Diketahui, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) sebelumnya membekukan 12 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sulsel pada 2015 lalu. Salah satu dari 12 PTS yang dibekukan adalah UIT Makassar.

Baca: Dr Andi Maryam Resmi Dilantik Sebagai Rektor UIT

Baca: Wawali Makassar Dijadwalkan Hadiri Pelantikan Rektor Baru UIT

Baca: TRIBUNWIKI: Ini 5 Warkop di Jalan Rappocini Raya, Dekat Kampus UIT

Namun 2018 kemarin, Rektor UIT Makassar Dr Andi Maryam bersama perwakilan UIT telah menerima surat keputusan (SK) pencabutan sanksi di Kantor LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Rabu (26/12) lalu.

"Yuuuukkk kita support UIT untuk kembali bangkit dan kita semua berkewajiban saling menjaga dan juga dalam waktu bersamaan saling memberi masukan untuk berbenah agar anak bangsa khususnya dari Kawasan Indonesia Timur mau dan betah melanjutkan studi di berbagai kampus yang ada di Makassar," kata Zakir Sabara, Senin (7/1/2019).

Zakir Sabara menambahkan, Kalau semua saling menjaga, saling support, sinergi, dan memberi citra baik untuk pendidikan di Makassar, maka saya kira kita semua pasti yakin, kita tidak butuh waktu lama untuk menjadikan Makassar setara dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Baca: Soal Fotonya Tanpa Busana Mandi di Kamar Hotel, Vanessa Angel: Benar Bang Foto Saya!

Baca: Diduga Korupsi, Mantan Kades Pamatata Selayar Segera Disidang

"Menjadikan kota kita seperti Jogjakarta, Malang, Bandung, Surabaya, Jakarta dan kota lainnya di Indonesia untuk menjadi kota tujuan yang diminati untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi yang tersebar di Makassar," ujar Zakir Sabara.

Zakir Sabara pun menganggap hal tersebut penting menjadi sebuah gerakan bersama demi mendorong semua pihak agar kedepannya bisa secara bersama-sama mewujudkan Makassar sebagai kota pendidikan yang nyaman, tentram, dan bersahabat bagi semua.(*) 

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

 

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 


Penulis: Abdul Azis
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved