Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Enam Desa di Pedalaman Latimojong Luwu Akhirnya Dialiri Listrik PLN

Enam Desa tersebut yakni, Desa Ranteballa, Bone Posi, Tolajuk, Tabang, Ulusalu, dan Desa Pajang.

Penulis: Desy Arsyad | Editor: Nurul Adha Islamiah
Humas Pemkab Luwu
Peresmian dan pengoperasian serentak jaringan listrik pedesaan di Latimojong oleh pihak PLN dan Pemerintah Kabupaten Luwu, di halaman Puskesmas Latimojong di Desa Pajang, Luwu, Kamis (20/12/2018) kemarin. 

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, Desy Arsyad

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Sebanyak enam desa di pedalaman Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu kini menikmati listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Enam Desa tersebut yakni, Desa Ranteballa, Bone Posi, Tolajuk, Tabang, Ulusalu, dan Desa Pajang.

Peresmian dan pegoperasian serentak jaringan listrik pedesaan di Latimojong oleh pihak PLN dan Pemerintah Kabupaten Luwu, di halaman Puskesmas Latimojong di Desa Pajang, Luwu, Kamis (20/12/2018) kemarin.

Baca: Natal dan Tahun Baru 2019, Berikut Lokasi Pos Pengamanan dan Pelayanan Terpadu Polres Majene

Baca: 166 Personel Gabungan Amankan Natal dan Tahun Baru 2019 di Pangkep

Baca: Mahasiswa Elektro Unhas Sosialisasi Pengadaan Pompa Air Hidram di Pucak Maros

Peresmian ini dihadiri langsung General Manager (GM) PLN UIW Sulselrabar, Bambang Yusuf, Manager UP2K Sulsel, Syaifuddin, Manager UP3 Palopo, Radytia Harinugraha, juga Wakil Bupati Luwu, Amru Saher.

Manager UP2K Sulsel, Syaifuddin yang turut hadir menerangkan pengerjaan proyek jaringan listrik pedesaan ini sejak Desember 2017 lalu.

Pekerjaan ini cukup memakan waktu lama dikarenakan situasi dan kondisi pegunungan yang ekstrim tiap tahunnya diterpa berncana alam longsor.

"Di kecamatan Latimojong disamping enam desa, masih ada empat desa yang belum kami nyalakan. Tapi insya Allah awal tahun 2019 sudah bisa menyala dan menikmati listrik desa," katanya.

Empat desa yang masih belum yakni, Desa Pangi, Buntu Sare, Lambanang, dan Tibussan, saat ini sementara dalam kontruksi.

"Karena sampai hari ini masih ada tiang listrik yang tumbang tertimpa pohon karena faktor cuaca," tuturnya.

Biaya yang digelontor untuk enam desa di Latimojong menghabiskan kurang lebih Rp 17 Miliar.

Sehingga, ia berharap masyarakat Latimojong bisa memanfaatkan listrik dengan baik.

Disamping itu, GM PLN UIW Sulselrabar Bambang Yusuf, turut berbahagia karena di Kecamatan Latimojong telah dialiri listrik, ia juga berterima kasih telah kepada para anggota PLN yang telah bekerja maksimal dalam pengerjaan proyek ini.

Juga kepada Pemerintah Kabupaten Luwu beserta jajaran dan masyarakat sekitar yang telah mensupport PLN selama pekerjaan proyek berlangsung.

"Kami berharap dengan masuk listrik ini bisa berpengaruh ke sektor pendidikan. Anak-anak sekolah bisa lebih banyak kesempatan untuk belajar, dan potensi ekonomi bisa lebih berkembang dengan masuknya listrik di Kecamatan Latimojong ini," ucapnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved