Garam Jeneponto Disebut Mengandung Mikroplastrik, Ini Kata Sekda Jeneponto

Dr Muh. Syafruddin Nurdin menanggapi hasil riset yang mengatakan garam Jeneponto mengandung mikroplastik

Garam Jeneponto Disebut Mengandung Mikroplastrik, Ini Kata Sekda Jeneponto
Ikbal
Sekda Jeneponto, Dr Muh. Syafruddin Nurdin menanggapi hasil riset yang mengatakan garam Jeneponto mengandung mikroplastik 

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com, Ikbal Nurkarim

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Sekretaris Daerah (Sekda) Jeneponto, Dr Muh. Syafruddin Nurdin menanggapi hasil riset yang mengatakan garam Jeneponto mengandung mikroplastik di ruang kerjanya komplek kantor bupati Jeneponto Jl Lanto dg Pasewang, Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu Jeneponto, Rabu (5/12/2018).

Menurutnya pemda akan mengambil langkah-langkah terkait hal itu, meskipun ia mengaku belum membaca hasil riset itu.

"Kami akan mengambil upaya terkait hasil riset yang menyebutkan garam di Jeneponto mengandung mikroplstik," ungkap Syafruddin.

Baca: Peringati Maulid Nabi, Bupati Wajo Ingatkan Warga Tak Terprovokasi Ajaran Radikalisme

Baca: Pemain Bola Asal Ghana Ditangkap Saat Main Liga Tarkam di Barru, Berapa Bayarannya?

"Kami imbau agar hasil penelitian itu dilaporkan kepemerintah daerah agar kami dapat mengambil langkah-langkah kongkrit," sambungnya.

Menurutnya sampai saat ini belum ada laporan ganguan kesehatan terkait kandungan garam itu.

"Kita belum ada laporan terkait gangguan kesehatan maupun ada ikan mati secara masif dan masyarakat sakit gara-gara mengomsumsi garam," ungkapnya.

Baca: TRIBUNWIKI: Profil Abrar Saleng, Dosen Hukum Unhas

Baca: Ini Pemenang Kompetisi di SALE-End of Year Celebration

Baca: Calya Jadi Primadona di SALE-End of Year Celebration

Sekda Jeneponto Itu menganggap informasi ini dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Informasi ini dapat menimbulkan keresaham sosial, karena garam ini menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat," sambungnya.

Walaupun demikian dia mengaku akan mengambil langkah-langkah kongkrit terkait masalah ini.

"Kami akan cari tau sumber ini untuk mengambil langkah-langkah kongkret dan saya harap jangan melempar sebuah riset tanpa memberikan solusi," tutupnya.(*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved