Peringati Maulid Nabi, Bupati Wajo Ingatkan Warga Tak Terprovokasi Ajaran Radikalisme

Pemerintah Kabupaten Wajo menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad saw di Masjid Agung Ummul Quro

Peringati Maulid Nabi, Bupati Wajo Ingatkan Warga Tak Terprovokasi Ajaran Radikalisme
Humas Pemkab Wajo
Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru (tengah) bersama Ketua DPRD Wajo, Muhammad Yunus Panaungi (kanan) saat mengahdiri peringatan maulid Nabi Muhammad saw di Masjid Agung Ummul Quro, Sengkang, Rabu (05/12/2018). 

Laporan wartawan TribunWajo.com, Hardiansyah Abdi Gunawan

TRIBUNWAJO.COM, WAJO - Pemerintah Kabupaten Wajo menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad saw di Masjid Agung Ummul Quro, Jl Masjid Raya, Sengkang, Rabu (05/12/2018).

Peringatan maulid Nabi Muhammad saw tersebut dihadiri Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru, Ketua DPRD Wajo, Muhammad Yunus Panaungi, serta para kepala OPD.

Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru, dalam sambutannya menyebutkan esensi dari hikmah maulid yakni peningkatan meneladani setiap langkah Rasulullah Saw. Juga, membangun peradaban Islam, menjadi manusia religius, sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw.

Baca: Syahrini Bicara Kisah Cinta Jika Sudah Ijab Kabul Depan Penghulu, Calonnya Reino Barack?

Baca: Hasil dan Klasemen Liga Inggris - Kalahkan Watford, Manchester City Makin Mantap di Puncak

Baca: CPNS 2018 - UPDATE 113 Link Resmi Pengumuman SKD, Ini Syarat Ikut SKB & Komposisi Soal

"Jangan kita terprovokasi ajaran radikalisme yang dapat merusak keberagaman kita, melalui hikmah maulid mari membangun daerah, kearifan lokal, meningkatkan kualitas pendidikan, tingkatkan kepedulian umat lahir dan batin," kata Bupati Wajo dua periode tersebut.

Sementara, pembawa Hikmah Maulid KH Muhammad Darwis Hude mengatakan dalam ceramahnya ada lima ciri karakter yang dibentuk oleh Rasulullah yang pemting untuk diteladani oleh umatnya.

"Pertama tegas terhadap kekafiran, tegas terhadap hal-hal yang tidak islami. Kedua, saling menyayangi sesama umat. Ketiga ingat sujud dan ruku di manapun berada, karena salat merupakan kebaikan. Keempat senantiasa mencari karunia Allah, mencari rezeki yang halal. Kelima melihat di wajahnya ada tanda-tanda sujud," kata Direktur Pasca Sarjana Ilmu Pendidikan Al-Qur'an di Jakarta.

Pada peringatan maulid tahun ini, pemerintah mengusung tema "Mewujudkan Islam Rahmatan Lil alamin dengan Meneladani Akhlak Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam".

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

i
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved