Di depan Guru se-Sulsel, Wagub Andi Sudirman Mengaku Pernah Bolos Saat Belajar Mengaji

Sejak saat itu ia belajar keras, baik mandiri maupun bimbingan dari kerabatnya. Dengan ketekunannya, ia bisa membaca alquran dan berhasil naik kelas

Di depan Guru se-Sulsel, Wagub Andi Sudirman Mengaku Pernah Bolos Saat Belajar Mengaji
dok Humas Disdik Sulsel, M Ibrahim Halim
Wagus Sulsel A Sudirman Sulaiman didampingi Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo dalam acara Workshop Gerakan 15 Menit Mengaji di Hotel Claro Makassar, Selasa (4/12/2018). 

Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman memberi apresiasi dan motivasi kepada 500 guru agama Islam jenjang SMA SMK se Sulsel dalam acara Workshop Gerakan 15 Menit Mengaji di Hotel Claro Makassar, Selasa (4/12/2018).

Pada kesempatan tersebut, Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengisahkan pengalaman waktu kecilnya yang malas belajar mengaji dan cenderung menghindar pelajaran agama.

Ia bahkan mengatakan kalau waktunya belajar mengaji di rumah bersama saudaranya yang lain, Andi Sudirman terpaksa sembunyi di bawah kolong tempat tidur, dan baru keluar setelah pelajaran selesai.

Baca: Gubernur Sulsel NA ke Jakarta, Wagub Sudirman Kumpul Pejabat 4 Kabupaten Bahas Banjir

Baca: Tribun Nongki, Ketua DPRD Makassar Farouk M Beta: Bukan Mafia Tanah, tapi Begal Tanah

Namun hal itu hanya berlangsung sampai ia duduk di bangku SMP. Sebab ketika itu, saat menjelang kenaikan kelas, ada aturan ketat dari sekolah bahwa yang tidak tahu mengaji tidak akan naik kelas walau mendapat rangking yang kebetulan waktu itu ia rangking dua.

Sejak saat itu ia belajar keras, baik secara mandiri maupun bimbingan dari kerabatnya. Dengan ketekunannya, ia bisa membaca alquran dan berhasil naik kelas.

Paling tidak menurutnya, ada sejumlah keuntungan bila kita bisa membaca alquran, diantaranya selalu berpikir dan bertindak positif, menghindari hal-hal yang tidak berguna dan yang pasti mendapat pahala.

Karena itu, Andi Sudirman Sulaiman minta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel untuk menjadikan mampu baca alquran sebagai persyaratan ketulusan untuk masuk SMA/SMK.

Selain baca alquran sebagai tiket masuk SMA/SMK, Sudirman Sulaiman juga minta mengadakan tes urin bagi calon siswa baru jenjang SMA/SMK di Sulsel. (*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:

Follow juga akun instagram official kami:

Penulis: Saldy
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved