Anggota DPRD yang Manfaatkan Reses untuk Kampanye Terancam Pidana 2 Tahun Penjara

Asbudi mengimbau, agar anggota DPRD Palopo tidak memanfaatkan masa reses dengan kampanye untuk Pemilu 2019.

Anggota DPRD yang Manfaatkan Reses untuk Kampanye Terancam Pidana 2 Tahun Penjara
hamdan soeharto/tribunpalopo.com
Anggota Panwaslu Palopo Divisi Pengawasan, Asbudi 

Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, Hamdan Seoharto.

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - DPRD Palopo memasuki masa reses 25 anggota DPRD Palopo turun untuk menjemput aspirasi kedaerah pemilahan (Dapil) masing-masing.

Ketua Bawaslu Palopo, Asbudi mengimbau, agar anggota DPRD Palopo tidak memanfaatkan masa reses dengan kampanye untuk Pemilu 2019.

Baca: Pemilu 2019, Kapolres Enrekang Ingatkan Personilnya Netral

Baca: Minat Ikut Pelatihan Instrumen Borang Akreditasi Institusi? Yuk Daftar Pelatihan yang Digelar Aptisi

Baca: Ini Cara Mudah Mengecek WhatsApp yang Dibajak atau Disadap

Menurut Asbudi, anggota DPRD yang memanfaatkan masa reses dengan kampanye melanggar pasal 280 ayat 1 huruf h dan pasal 521 UU 7 tahun 2017 sanksinya 2 tahun penjara dan denda 24 juta.

"Kalau ada anggota DPRD reses sambil kampanye itu melanggar. Mereka reses menggunakan uang negara," katanya.

Asbudi mengimbau, agar reses anggota dewan dikawal bersama-sama. Pihak meminta kepada masyarakat untuk melapor jika ada indikasi kampanye dalam reses tersebut.

Baca: Polsek Bone-bone Gerebek Lokasi Sabung Ayam di Patila, Ini Yang Didapat

Baca: Kronologi Lengkap Aktor Korea Lee Jong Suk Dideportasi dari Indonesia, Sempat Nangis? 10 Faktanya

"Kalau ada silahkan lapor. Termasuk reses sambil membawa atribut kampanye itu tidak boleh," imbuhnya.

Masa reses juga dilakukan oleh anggota DPRD Provinsi dan anggota DPR RI.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved