Gempa Palu Donggala

Relawan Wahdah Islamiyah Bersih-bersih di Pengungsian Korban Gempa Palu

Tujuan dilaksanakan pembersihan adalah untuk membantu warga menjalankan aktivitasnya di lingkungan yang steril.

Relawan Wahdah Islamiyah Bersih-bersih di Pengungsian Korban Gempa Palu
HANDOVER
Relawan Wahdah Islamiyah mebersihkan posko pengungsian di Desa Limboro, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Sabtu (13/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Relawan Wahdah Islamiyah mebersihkan posko pengungsian di Desa Limboro, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Sabtu (13/10/2018).

Pembersihan digelar dengan menyisir tenda-tenda pengungsian yang dihuni sekitar 342 Kepala Keluarga ini.

Koordinator Posko relawan Wahdah Andi Nasaruddin mengatakan, tujuan dilaksanakan pembersihan adalah untuk membantu warga menjalankan aktivitasnya di lingkungan yang steril.

"Banyak sekali sampah, sehingga banyak lalat-lalat berkeliaran yang sangat berbahaya untuk kesehatan warga," ujar pria asal Bone ini dalam rilisnya.

Baca: Gempa Palu-Relawan Wahdah Islamiyah Terapi Psikososial Anak-anak Korban Gempa Sulteng

Nasaruddin melanjutkan, salah satu program Wahdah Islamiyah di posko pengungsian ini adalah layanan kesehatan.

Maka untuk mempersiapkannya, kata Nasar, adalah dengan mempersiapkan lingkungan yang bersih.

"Insya Allah tim medis akan tiba untuk melayani keluhan kesehatan warga," ujarnya.

Selain layanan kesehatan, Wahdah Islamiyah juga membuka Sekolah Ceria kepada anak-anak, bersama Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (LIDMI).

Sekolah ditujukan untuk mengisi waktu anak-anak yang libur sekolah akibat gempa yang terjadi.

"Juga sebagai cara Trauma Healing dengan menggunakan permainan dan materi-materi sekolah," ucap Nasar.

Baca: Punya 200 Sekolah, Wahdah Islamiyah Siap Terima Anak-anak Korban Bencana di Sulteng

"Kami berharap program-program yang kami jalankan bisa memberikan manfaat bagi seluruh warga pengungsian, bukan hanya bantuan sembako," tuturnya menambahkan.

Sejauh ini, sudah ada delapan posko Wahdah Islamiyah yang tersebar di Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sigi dan Parigimoutong.

Masing-masing memiliki program antara lain distribusi logistik, trauma healing, pembinaan keislaman, sekolah darurat, dan program lainnya. (*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved