Kepala BKDD Enrekang Was-Was Tunggu Informasi Jumlah Formasi CPNS Dari Kemenpan-RB

Menurut Kepala BKDD Enrekang, Haedar, pihaknya saat ini masih menunggu surat resmi dari Kemenpan-RB di Jakarta.

Kepala BKDD Enrekang Was-Was Tunggu Informasi Jumlah Formasi CPNS Dari Kemenpan-RB
Muh Azis Albar/Tribunenrekang.com
Kepala BKDD Enrekang, Haedar, 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) telah memastikan bakal membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk formasi pusat dan daerah tahun 2018 ini.

Kemenpan-RB telah mengumumkan bakal menerima CPNS secara nasional sebanyak 238.015 orang.

Yang terdiri dari 51.271 untuk instansi pusat dan 186.744 untuk instansi daerah yang dialokasikan pada 76 kementrian dan lembaga serta 525 pemerintah provinsi, kabupaten dan kota.

Pendaftaran, Pendaftaran calon pegawai negeri sipil ( CPNS) resmi dibuka pada 19 September 2018. Pelamar bisa mendaftarkan diri melalui portal http://sscn.bkn.go.id.

Namun, hingga kini Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKDD) Enrekang belum menerima informasi jumlah formasi dan jadwal penerimaan CPNS untuk Kabupaten Enrekang 2018 ini.

Menurut Kepala BKDD Enrekang, Haedar, pihaknya saat ini masih menunggu surat resmi dari Kemenpan-RB di Jakarta.

"Iya untuk Enrekang memang saat ini belum keluar, saya dan pak Sekda masih di Jakarta tunggu penyerahan surat resmi dari Kemenpan-RB, katanya hari ini keluar," kata Haedar saat dikonfirmasi melalui telephone oleh TribunEnrekang.com, Jumat (7/9/2018).

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pertemuan dengan pihak Kemenpan-RB kemarin baru 82 daerah yang sudah menerima formasi CPNS.

Sementara Enrekang dan sejumlah daerah lainnya belum diserahkan dan menunggu informasi jumlah formasi yang diterima hari ini.

"Kita juga sebenarnya masih was-was ini apakah sudah ada formasinya keluar hari ini atau belum, tapi kita yakin ada usulan kita yang disetujui karena berkas usulan kita sudah kengkap dan tak ada yang dikoreksi, tunggu saja infonya," ujarnya. (*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help