Korban KLM Wahyu Ilahi Tiba di Jeneponto, Iksan Iskandar: Terima Kasih Pemkot Probolinggo

Bupati Jeneponto Iksan Iskandar, bersama jajaran Forkopimda Jeneponto juga menyambut kedatangan korban selamat.

Korban KLM Wahyu Ilahi Tiba di Jeneponto, Iksan Iskandar: Terima Kasih Pemkot Probolinggo
muslimin/tribunjeneponto.com
Korban selamat Kapal Layar Motor (KLM) Wahyu Ilahi 02 GT 66 yang terbakar dan tenggelam di perairan Bima, Nusa Tenggara Barat, tiba di rumah jabatan Bupati Jeneponto, Jl Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Binamu, Rabu (5/9/2018) malam. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Sebanyak 21 korban selamat Kapal Layar Motor (KLM) Wahyu Ilahi 02 GT 66 yang terbakar dan tenggelam di perairan Bima, Nusa Tenggara Barat, tiba di rumah jabatan Bupati Jeneponto, Jl Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Binamu, Rabu (5/9/2018) malam.

Kedatangan para korban disambut isak haru para keluarga korban yang menunggu sejak sejam sebelumnya.

Bupati Jeneponto Iksan Iskandar, bersama jajaran Forkopimda Jeneponto juga menyambut kedatangan korban selamat.

Dalam sambutannya, Iksan Iskandar mengucapkan terima kasih kepada KM Sejahtera dan Pemkot Probolinggo yang telah mengurus warganya selama di Probolinggo, Jawa Timur.

"Kepada Wali kota Probolinggo dan unsur pemerintah daerah, khususnya bapak kapolres Probolinggo (AKBP Alfian) saya ucapkan banyak terima kasih atas bantuannya yang beberapa hari ini memperhatikan dan mengurus warga kami," kata Iksan Iskandar dalam sambutannya.

Menurut Iksan, pihak Pemkot Probolinggo hendak memulangkan ke 21 korban selamat. Namun menurut Iksan, pemulangan korban selamat sudah menjadi tanggungjawab Pemkab Jeneponto.

"Sesungguhnya pihak Pemerintah Probolinggo ingin menfasilitasi kita semua untuk pulang ke Jeneponto dengan naik kapal laut. Tapi saya telpon ke sana untuk jangan dibawah kesini, biar kami yang jemput, saya bilang ke Mus Muliadi (Kasi Kedaruratan BPBD Jeneponto) kesana jemput bawa pulang naik pesawat kesini," ujar Iksan di depan para korban.

Iksan Iskandar juga memerintahkan jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jeneponto untuk membantu mengurus Kartu Keluarga (KK) dan KTP korban yang hanyut saat kapal tenggelam.

"Pak camat, pak kadi capil untuk dibantu melengkapi surat-suratnya, saya minta ini diperlakukan khusus untuk melengkapi kembali suratnya yang hilang," tegas Iksan.

Hadir dalam penyambutan itu, Dandim 1425 Jeneponto Letkol Arh Sugiri, Kapolres Jeneponto AKBP Hery Susanto dan Kepala Kejaksaan Negeri Jeneponto Agus.

Usai penyambutan, para korban menyantap makan malam yang telah disediakan dan mengikuti pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Kesehatan Jeneponto.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help