Prof Andalan Dilantik, Pegiat Literasi Bulukumba: Harap di Sulsel Ada Perpustakaan Berjalan

Penumbuhan budaya baca menjadi sarana untuk mewujudkan warga sekolah yang literat.

Prof Andalan Dilantik, Pegiat Literasi Bulukumba: Harap di Sulsel Ada Perpustakaan Berjalan
handover
Pengelola Rumah Baca Pinisi Bulukumba, Basmawati Haris 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Prof Dr Nurdin Abdulah dan Andi Sudirman Sulaiman resmi dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (5/9/2018).

Banyak warga Sulsel yang menaruh harap kepada mantan bupati Kabupaten Bantaeng dua priode itu. Pengelola Rumah Baca Pinisi Bulukumba, Basmawati Haris, misalnya.

Basma memiliki harapan tersendiri kepada Prof Andalan, tagline Nurdin-Sudirman. Ia berharap, ke depan pemerintah bisa membantu mensosialisasikan literasi, bukan sekadar kegiatan membaca dan menulis.

Lebih dari itu, literasi dipahami sebagai kemampuan mengakses, mencerna, dan memanfaatkan informasi secara cerdas.

Baca: Prof Andalan Dilantik, Aktivis Jeneponto: Perubahan Harus Jadi Semangat Realisasikan Janji-janji

Baca: Wabup Pinrang Harap Prof Andalan Konsisten dengan Visi Misinya

Penumbuhan budaya baca, kata Basma, menjadi sarana untuk mewujudkan warga sekolah yang literat, dekat dengan buku, dan terbiasa menggunakan bahan bacaan dalam memecahkan beragam persoalan kehidupan.

"Apalagi gerakan literasi sekolah yang saat ini telah berjalan, kurang dikawal dengan baik sehingga dibentuknya hanya dibentuk begitu saja tanpa ada proses baca tulis yang kreatif dan inovatif oleh penyelenggara," tutur Basma.

Perempuan kelahiran Maret 1994 ini meminta pemerintah untuk aktif menyelenggarakan kegiatan literasi yang kreatif dan inovatif selain program 15 menit membaca buku nonteks pelajaran setiap hari.

Pengurus Sekolah Sastra Bulukumba ini bahkan memiliki mimpi, pada kepemimpinan Nurdin-Sudirman, Sulsel bakal memiliki perpustakaan berjalan.

"Saya bermimpi ke depan di Sulsel ada street library yang memajang rak baca di jalan, semua orang bisa membaca buku bisa donasi buku baru dan bekas seperti beberapa jalan di Kota Bandung," tuturnya.(*)

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved