Kejari Luwu Terima SPDP Kasus Alumni IPDN Aniaya Pacar

Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Faisal Syam saat dikonfirmasi pekan lalu mengaku akan mengirim berkas kasus alumni IPDN pekan itu juga.

Kejari Luwu Terima SPDP Kasus Alumni IPDN Aniaya Pacar
desy/tribunluwu.com
Ahmad Rizaldi Hasrin (25) 

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, Desy Arsyad

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Kejaksaan Negeri Luwu telah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) kasus alumni IPDN, Ahmad Rizaldi Hasrin (25), yang dilaporkan menganiaya pacaranya di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan,

Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Luwu, Lewi R Pasola, saat ditemui di ruang kerjanya, kantor Kejari Luwu, Jl Merdeka Selatan, Kecamatan Belopa, Luwu, Senin (3/9/2018).

"SPDP-nya sudah masuk, jaksanya Kartika dan saya sendiri. Tapi berkasnya masih di kepolisian, kita tidak bisa berkomentar, kita tidak tahu kasus posisinya bagaimana," ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Faisal Syam saat dikonfirmasi pekan lalu mengaku akan mengirim berkas kasus alumni IPDN pekan itu juga.

"Minggu ini berkasnya sudah dikirim ke kejaksaan," ujar Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Faisal Syam kepada TribunLuwu.com, Selasa (28/8/2018).

Berkas penyidikan Ahmad Rizaldi Hasrin ini dinyatakan sudah lengkap (P21).

Dan saat ini praja IPDN baru lulus tersebut ditahan di Polres Luwu, Jl Merdeka Selatan, Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa, Luwu.

Sebelumnya, Polres Luwu bekerjasama dengan Polres Palopo meringkus pemuda bernama Ahmad Rizaldi Hasrin (25) di Jl Salak, Kelurahan Lagaligo, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (13/8/2018) malam.

Warga Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah, itu diringkus lantaran telah melakukan penganiayaan kepada seorang wanita berinisial FD (29) yang tak lain adalah kekasihnya sendiri yang juga merupakan warga Luwuk Banggai.

Halaman
12
Penulis: Desy Arsyad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help