Inspektorat dan BKPSDM Awasi Operasi Pasar Murah Gas Elpiji Subsidi di Parepare

"Gas subsidi ini kan diperuntuhkan untuk warga kurang mampu. Satu tabung gas dibeli untuk satu pemegang Kartu Keluarga (KK), "jelas Husni

Inspektorat dan BKPSDM Awasi Operasi Pasar Murah Gas Elpiji Subsidi di Parepare
mulyadi/tribunparepare.com
Dinas Perdagangan Kota Parepare menggelar operasi pasar di sejumlah kecamatan, Senin (6/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE-Inspektorat dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) ikut mengawasi operasi pasar murah gas elpiji subsidi 3 kg.

Kepala Inspektorat, Husni Syam menuturkan, pengawasan operasi pasar yang dilakukan ini menyusul imbauan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak menggunakan gas subsidi ini.

"Gas subsidi ini kan diperuntuhkan untuk warga kurang mampu. Satu tabung gas dibeli untuk satu pemegang Kartu Keluarga (KK), "jelas Husni yang juga Plt Kadis Perdagangan ini, Selasa (7/8/2018).

Baca: Operasi Pasar LPG 3 Kg di Parepare, Pertamina Tambah 2.240 Tabung

Baca: Atasi Kelangkaan Gas 3 Kg, Disdag Parepare Gelar Operasi Pasar

Ia mengatakan, operasi pasar murah tabung gas ini dilakukan di empat kecamatan dengan jatah masing-masing kecamatan sebesar, 560 stok tabung gas subsidi ini.

Hari ini, kata Husni giliran operasi pasar di Bacukiki dan Ujung. Operasi pasar di Bacukiki dipusatkan di Lapangan Lemoe, sedangkan Kecamatan Ujung dipusatkan di Bundaran Panorama.

Sebelumnya, Kepala BKPSDM Parepare, juga turun langsung melakukan pengawasan di Bacukiki Barat.

"Kan ada imbauan agar ASN tidak menggunakan gas subsidi inj makanya kita turun langsung untuk memantau,"ujar dia.(*)

Penulis: Mulyadi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved