Operasi Pasar LPG 3 Kg di Parepare, Pertamina Tambah 2.240 Tabung

Operasi pasar ini dilakukan secara bertahap yakni dua kecamatan per hari dengan alokasi per titik kecamatan

Operasi Pasar LPG 3 Kg di Parepare, Pertamina  Tambah 2.240 Tabung
HANDOVER
Operasi Pasar Elpiji 3 Kg di Parepare, Pertamina Tambah 2.240 Tabung 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi bergerak cepat dalam mengantisipasi peningkatan konsumsi LPG subsidi 3 Kilogram (Kg) jelang Hari Raya Iduladha 1439 Hijriah tahun ini.

Ini dilakukan dengan menambah pasokan LPG 3 Kg di kota Parepare sebanyak 7.840 tabung dari alokasi normal.

Guna memastikan penyaluran alokasi tambahan ini tepat sasaran, Pertamina MOR VII bekerjasama dengan Pemkot Parepare dan aparat setempat menggelar Operasi Pasar LPG 3 Kg, Senin (6/8/2018).

Unit Manager Communication & CSR MOR VII, M Roby Hervindo dalam rilisnya, Senin (6/8/2018) menuturkan, operasi pasar dilakukan selama dua, 6-7 Agustus 2018 di empat titik kecamatan di Parepare.

“Penambahan alokasi yang disalurkan khusus dalam operasi pasar ini sebanyak 2.240 tabung dari total alokasi tambahan Iduladha yang diberikan di Parepare 7.840 tabung," katanya.

Operasi pasar ini dilakukan secara bertahap yakni dua kecamatan per hari dengan alokasi per titik kecamatan masing-masing sebanyak 560 tabung LPG 3 Kg.

"Rerata alokasi normal LPG 3 Kg di Parepare pada Agustus 2018 yakni 146.720 tabung. Dengan adanya pasokan tambahan ini, maka total alokasi LPG 3 Kg di Parepare pada Agustus 2018 bertambah sebesar 154.560 tabung atau naik 5,3 persen dari alokasi normal,” ujarnya.

Dalam kegiatan operasi pasar yang bekerja sama dengan Dinas Perdagangan, Dinas Perekonomian, Camat dan Lurah, dan Instansi Keamanan (Satpol PP/TNI/Polisi) setempat ini, masyarakat dapat membeli LPG 3 Kg sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni di Kota Parepare yakni Rp 15.500 per tabung.

“Untuk menghindari pembelian di luar kewajaran ataupun penimbunan, pembelian LPG 3 kg dalam operasi pasar ini dibatasi maksimal 1 tabung per konsumen. Pembelian pun harus disertai dengan Kartu Keluarga (KK) dan pemilik KK tidak dapat diwakili, agar penyaluran LPG subsidi kepada masyarakat miskin tepat sasaran dan merata,” kata Roby.

Saat ini penyaluran LPG subsidi 3 Kg di wilayah Parepare sudah melebihi kuota yang ditetapkan Pemerintah (over kuota) sebesar 5,3 persen atau sebanyak 7.840 tabung dari alokasi normal.

Hal ini, lanjut Roby, ditengarai disebabkan penyalahgunaan LPG 3 Kg oleh usaha laundry, kafe dan resto yang bukan merupakan usaha mikro.

"Kami menghimbau Pemda dan aparat untuk mengawasi dan jika perlu menindak penyalahgunaan LPG subsidi. Karena hal ini merugikan masyarakat miskin yang tidak mendapat haknya. Pertamina siap bekerja sama dengan Pemda dan aparat," ujarnya lelaki berkacamata itu.

Pertamina telah menyalurkan LPG 3 Kg sesuai alokasi yang ditetapkan melalui 2 agen dan 268 pangkalan di Kota Parepare, yang tersebar di berbagai kecamatan sesuai HET Rp 15.500 per tabung. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved