Dipecat DKPP, Komisioner KPU Palopo Akan Lakukan Upaya Hukum

Keputusan kami juga diperkuat di MA, laporan untuk mendiskualifikasi salah satu pasangan calon ditolak.

Dipecat DKPP, Komisioner KPU Palopo Akan Lakukan Upaya Hukum
desy arsyad/tribunpalopo.com
Ketua KPU Palopo, Haedar Djiddar 

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, Desy Arsyad

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Secara kelembagaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo akan melakukan upaya hukum untuk menyikapi keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang memberhentikan lima komisioner KPU Palopo dalam sidang yang dilakukan pada Rabu (25/7/2018) sore.

Ketua KPU Palopo, Haedar Djiddar, Kamis (26/7/2018) mengatakan saat ini pihaknya telah mempersiapkan upaya hukum yang akan dijalankan tersebut. "Kami akan mengatur persiapan upaya itu," ujarnya.

Haedar menganggap, keputusan DKPP tidak adil. Menurutnya selama ini KPU Palopo telah menjalankan tugas dengan sangat baik.

Sebagai indikator adalah komisioner KPU Palopo saat ini telah berhasil meningkatkan partisipasi pemilih dari angka 70 persen menjadi 80 persen.

Baca: Mengaku Berprestasi, Ketua KPU Palopo Nilai Keputusan DKPP Tidak Adil

Baca: Lima Komisioner KPU Kota Palopo Dipecat DKPP RI

"Selain itu, Palopo yang selama ini dikategorikan sebagai wilayah zona merah kini menjadi wilayah zona hijau dengan berhasilnya menjalankan pilkada dengan aman dan damai," tuturnya.

Terkait pelanggaran yang disangkakan oleh DKPP atas tidak dijalankan rekomendasi Panwaslu Palopo yang harus mendiskualifikasi salah satu pasangan calon, Haedar menganggap hal itu sudah sesuai prosedur.

Ia mengatakan, pihaknya tidak mendiskualifikasi salah satu pasangan calon berdasarkan lembaga negara yang telah menerbitkan surat bahwa pasangan yang bersangkutan tidak bersalah untuk didiskualifikasi.

"Pegangan itu sangat kuat. Bahkan kami konsultasi ke KPU RI sebelum menolak keputusan Panwaslu Palopo. Bahkan keputusan kami juga diperkuat di Mahkamah Agung (MA), laporan untuk mendiskualifikasi salah satu pasangan calon ditolak," jelasnya.

Seksdar diketahui, DKPP memutuskan telah memberhentikan lima komisioner KPU Palopo.

Masing-masing, Ketua Haedar Djiddar, anggota, Faisal, Faisal Mustafa, Amran Annas dan Syamsul Alam yang sebelumnya telah mengundurkan diri untuk maju sebagai Calon Legislatif.

Kelima Komisioner KPU Palopo ini dianggap bersalah dan menyalahi kode etik karena tidak mengindahkan keputusan Panwaslu untuk mendiskualifikasi salah satu pasangan calon dalam pilkada serentak 2018.(*)

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help