Diet Keto dan Sisi Negatifnya, Apakah Anda Mau Jalani?

Inilah yang menyebabkan tingginya peminat diet keto, yang menerapkan pola konsumsi tinggi lemak, namun rendah karbohidrat.

Diet Keto dan Sisi Negatifnya, Apakah Anda Mau Jalani?
DIETDOCTOR.COM
Diet keto. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Salah satu cara yang dipercaya ampuh untuk menurunkan berat badan adalah diet rendah karbohidrat.

Beberapa pakar kesehatan percaya mengurangi asupan kabohidrat dan meningkatkan asupan lemak adalah cara terbaik untuk menurunkan berat badan.

Inilah yang menyebabkan tingginya peminat diet keto, yang menerapkan pola konsumsi tinggi lemak, namun rendah karbohidrat.

Tubuh penganut diet keto akan mengalami proses ketosis yaitu pembakaran lemak untuk energi, yang mendorong penurunan berat badan.

Sayangnya, sebuah riset menemukan jika pola diet tersebut tak efektif untuk menurunkan berat badan.

Dikutip dari laman Men's Health, riset tersebut dilakukan oleh peneliti dari University of Aberdeen dan Chinese Academy of Sciences.

Baca: Sscn.bkn.go.id - Berikut Panduan Pendaftaran CPNS Hingga Nomor Harus Digunakan

Baca: Video Jenazah Imam Samudra Masih Utuh Adalah Hoax, Polisi Ungkap Fakta Sesungguhnya

Baca: Mengenal Nirbaya Tempat Imam Samudra Dieksekusi Mati, Warga Pun Tak Berani ke Situ

Baca: Bule Norwegia Nikahi Mahasiswi Asal Indonesia, Pihak Mempelai Pria Pun Bahkan Menangis

Riset dilakukan dengan subjek penelitian berupa tikus dalam waktu tiga bulan masa penelitian.

Hasil menunjukkan, tikus yang mengonsumsi makanan tinggi lemak mengalami kenaikan berat badan lebih besar daripada tikus yang mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat.

Bahkan, tikus yang mengonsumsi lebih banyak karbohirat tak mengalami penambahan berat badan sama sekali.

Menurut peneliti, mengonsumsi lemak adalah satu-satunya hal yang membuat berat badan tikus bertambah.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved