Pilwali Makassar 2018

Singgung Pemkot Makassar, Appi: Janji Adalah Utang yang Harus Dituntaskan!

Ia menilai, mengingkari janji adalah bentuk pengkhianatan yang akan merugikan masyarakat itu sendiri.

Singgung Pemkot Makassar, Appi: Janji Adalah Utang yang Harus Dituntaskan!
handover
Massa Appi-Cicu berkumpul di lapangan Hertasning, Makassar. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Calon Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, tampil menggebu-gebu saat menyampaikan orasi politiknya di kampanye akbar, Sabtu (23/6/2018) di lapangan Hertasning.

Appi sapaan Munafri tampil berorasi bersama pasangan Calon Wakil Wali Kota, Andi Rachmatika Dewi, selama 15 menit menyampaikan sejumlah program serta ajakannya kepada warga dan pendukung Appi-Cicu.

Dalam orasinya, Appi menegaskan jika kelak terpilih bersama Cicu memimpin Makassar maka hal yang harus diterapkannya adalan segala janji dan kontrak politik yang telah dibuat.

"Bagi kami janji adalah utang yang harus dituntaskan, tapi yang pertama saya ingin sampaikan bahwa hari ini kita belum menang tapi kemenangan itu semakin dekat. Keyakinan itu karena antusias warga yang hadir, tinggal kita berikhtiar," ujarnya.

Baca: Kampanye Akbar Appi-Cicu Ditutup Simulasi Pencoblosan

Ia menilai, mengingkari janji adalah bentuk pengkhianatan yang akan merugikan masyarakat itu sendiri.

Appi pun menyinggung terkait pencapaian kota Makassar di empat tahun terakhir ini yang menurutnya jauh dari kenyataan yang telah diumbar melalui janji-janji dari Wali Kota yang menjabat sekarang.

"Kita tidak ingin menjadikan kota terkorup kedua seperti sekrang padahal kita sudah dijanjikan pelayanan kelas dunia dan bebas korupsi dari dia. Kita tidak ingin kota kita semakin rantasa', walaupun sudah dapat Adipura, itu artinya Adipura hanya tuhan yang tahu," jelasnya.

"Kita tidak mau kota kita semakin macet walaupun sudah dijanjikan kenyamanan kelas dunia oleh dia. Kita tidak mau kota kita banjir lagi, dan kalau kita lihat Balaikota pun terendam oleh banjir, padahal kita sudah dijanjikan penanganan kelas dunia, mana itu semua janji-janji?," lanjutnya.

CEO PSM Makassar itupun mengajak seluruh pendukung dan masyarakat kota Makassar agar lebih jelih memilih agar tak jatuh dalam lubang yang sama.

"Jangan kita mau terjebak dua kali di lubang yang sama karena kita bukan keledai," tuturnya.(*)

Penulis: Alfian
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved