Ini Dia Pemenang Lomba Hifidzil Quran Polres Bantaeng

Ada 94 Hafidz/Hafidzah yang berkompetisi pada lomba menghafal Alquran 1 juz tersebut, terdiri dari 53 hafidz dan 41 hafidzah.

Ini Dia Pemenang Lomba Hifidzil Quran Polres Bantaeng
HANDOVER
Pemenang lomba Hifzil Quran saat penyerahan hadiah di Aula Endra Dharmalaksana 99 Mapolres Bantaeng, Jl Sungai Bialo, Kecamatan Bantaeng. 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Kepolisian Resort (Polres) Bantaeng menggelar lomba Hifzil Quran sejak 30 Mei-2 Juni 2018 di Aula Endra Dharmalaksana 99 Mapolres Bantaeng, Jl Sungai Bialo, Kecamatan Bantaeng.

Ada 94 Hafidz/Hafidzah yang berkompetisi pada lomba menghafal Alquran 1 juz tersebut, terdiri dari 53 hafidz dan 41 hafidzah.

Untuk hafidz pemenangnya adalah Andi Muh Ishak (juara 1), Andi Saidir (juara 2), Ahmad Mujaddid (juara tiga). Sedangkan untuk Hafidzah adalah Aisyah Nurul Fatihah Yumri (juara 1), Siti Nabila Putri (juara 2) dan Rahmawati NK (juara 3).

Tidak hanya itu, tapi hadiah juga diberikan kepada juara harapan 1-3. Kategori hafidz adalah Muh Fahrul, Andi Syahrul Muafiq, Muhammad Sudarsin.

Sementara untuk juara harapan 1-3 kategori Hafidzah adalah Nurul Hasanah Rosalinda, Eka Wahyuni dan Nuru Khalisah Masrurah Hamzah. Serta dua juara favorit yakni Muh Akhyar Asmar (Hafidz) dan Aulia Firdasari (Hafidzah).

Saat pengumunam lomba dan penerimaan hadiah, Plt Bupati Bantaeng, Muhammad Yasin mengapresiasi Kapolres Bantaeng karena baru Kapolres ini yang adakan lomba Hifzil Quran.

"Selama saya di Bantaeng, baru Kapolres ini yang adakan lomba Hifzil Quran. Hafidz ini sangat penting karena keluarganya pasti akan menjadi ahli surga," ujarnya via rilis, Minggu (3/6/2018).

Selain kegiatan tersebut, dia juga berharap peringatan Nuzulul Quran sekiranya bisa dilakuka pada tingkat Kapolsek nantinya.

Sementara itu, Kapolres Bantaeng, AKBP Adip Rojikan mengaku kegiatan itu digelar karena saat pertama kali datang di Bantaeng melihat kondisi amat memprihatinkan.

Sebab anak remaja sudah mulai berkelompok pada sebuah group atau geng yang mengarah pada tindakan merusak generasi anak bangsa.

"Anak-anak kita yang masih remaja sudah melakukan tindakan yang negatif, salah satunya kelompok dunia maya. Sehingga berangkat dari situlah saya melihat pentingnya kegiatan seperti ini," ujarnya.

Apalagi setelah silaturahmi kepada sejumlah Ponpes di Bantaeng, yang akhirnya menyimpulkan bahwa Bantaeng punya potensi luar biasa dan dapat dibanggakan untuk Hifzil Quran.

"Dari sekian banyak Mapolres yang mengadakan lomba Hifzil Quran, kita bangga karena punya peserta paling banyak, ini gambaran anak-anak kita," tutupnya.

Pada lomba itu, total hadiah Rp 13 juta diberikan kepada para pemenang dan hadiahnya diserahkan langsung Kapolres Bantaeng. (*)

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved