Ramadan, Panwaslu Enrekang Ingatkan Muballigh Tak Kampanye Saat Ceramah

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Enrekang akan mengintensifkan pengawasan pada Bulan Ramadan.

Ramadan, Panwaslu Enrekang Ingatkan Muballigh Tak Kampanye Saat Ceramah
m azis albar/tribunenrekang.com
Ketua Panwaslu Enrekang, Suardi Mardua 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Memasuki Bulan Suci Ramadan, sejumlah potensi pelanggaran kampanye semakin besar.

Salah satunya adalah pada kegiatan keagamaan yang berpotensi disusupi kampanye seperti modus kampanye dalam pembagian zakat.

Untuk itu, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Enrekang akan mengintensifkan pengawasan pada Bulan Ramadan.

"Memasuki Ramadan, sejumlah pelanggaran kampanye rawan terjadi khususnya dalam hala pemberian zakat, infaq dan sedekah (ZIS) makanya harus tingkatkan pengawasan," kata Ketua Panwaslu Enrekang, Suardi Mardua kepada TribunEnrekang.com, Kamis (17/5/2018).

Baca: Ceramah Ramadan, Muballigh di Luwu Timur Wajib Sampaikan Ini

Baca: Muballigh Palopo Diimbau Tak Bahas Politik saat Ceramah Ramadan

Olehnya itu, untuk mengantisipasi pelanggaran kampanye selama Ramadan pihaknya bakal mengirim surat imbaun kepada para Tim Paslon, Pengurus Masjid, Muballig serta beberapa elemen masyarakat agar tak gunakan momentum ibadah Ramadan untuk berkampanye.

"Jadi kita ingatkan kepada pengurus masjid dan Muballig agar tak menyampaikan dan memberikan hal-hal yang berbau kampanye selama bulan Ramadan, jangan gunakan rumah ibadah sebagai media kampanye," jelasnya.

Ia menambahkan, jika masyarakat ingin berzakat atau sedekah sebaiknya menyalurkannya kepada lembaga resmi untuk mencegah adanya unsur kampanye di dalamnya.

"Kita juga sampaikan ke masyarakat jika memang ada pelanggaran seperti itu yang ditemukan bisa segera laporkan ke Panwaslu untuk ditindak lanjuti," tuturnya.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help