Bom di Surabaya

Informasi Terbaru Sebut Dita Bukan Otak Bom Surabaya, Dalang Sebenarnya Masih Berkeliaran?

Ada sosok lain yang lebih kuat, atasan Dita, yang merencanakan serangan teror.

Informasi Terbaru Sebut Dita Bukan Otak Bom Surabaya, Dalang Sebenarnya Masih Berkeliaran?
DOK PRIBADI
Dita Oepriarto, Puji Kuswanti, bersama keempat anaknya yang turut tewas dalam serangan bom bunuh diri di Surabaya, Jawa Timur, Ahad (13/5/2018). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri dan kini dibantu pasukan elite tim Penanggulangan Teror (Gultor) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD tengah memburu para anggota jaringan teroris, yang melakukan aksi bom bunuh diri di 3 gereja dan Mapolrestabes Surabaya serta Mapolda Riau.

Dita Oeprianto, warga Rungkut, Surabaya awalnya diduga kuat sebagai pimpinan aksi bom bunuh diri sekaligus operator di lapangan.

Baca: Teror Meningkat, Kapolri Minta Bantuan Panglima TNI, Ini Kekuatan Pasukan Anti-teror Elit TNI

Baca: Mengejutkan! Risma Sujud Minta Maaf di Hadapan Tohir, Rupanya Tulisan Dalam Undangan Penyebabnya

Dita sendiri telah tewas bersama istri dan empat anaknya. Dita mengajak istri dan anak-anaknya menjadi pelaku bom bunuh diri.

Dita telah mendoktrin istri dan anak-anaknya, mereka harus ikut beraksi agar nanti bisa masuk surga bersama-sama.

Masyarakat semula yakin Dita lah sebagai dalang serangan bom di Surabaya.

Baca: BREAKING NEWS: KPU Pastikan Hanya Satu Paslon di Pilwali Makassar

Baca: Sebanyak Ini JCH Pangkep Masuk Daftar Tunggu Haji

Namun, belakangan ada informasi terbaru bahwa dalang sesungguhnya kemungkinan buka Dita.

Ada sosok lain yang lebih kuat, atasan Dita, yang merencanakan serangan teror.

Informasi itu diungkapkan seorang jurnalis koresponden media asing ABC Australia, David Lipson.

Baca: Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2018 atau 1439 H untuk Seluruh Daerah di Indonesia di Sini

Baca: Sumarsono Kumpul KPU dan PT TUN Jelang Deadline Putusan Panwaslu, Ini Peringatan Pengamat Politik

David menuliskan cuitan tentang dalang pengeboman di Surabaya.

Rabu (16/5/2018), David menuliskan sejumlah cuitan tentang kelanjutan kasus yang telah menewaskan sejumlah orang ini.

Halaman
123
Editor: Sakinah Sudin
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help