Penyebab Iqbal Parewangi dan 17 Balon Anggota DPD Belum Lolos Syarat di KPU Sulsel

KPU Sulsel juga memverifikasi sebaran dukungan serta menganalisa dukungan ganda internal dan eksternal bakal calon anggota DPD RI.

Penyebab Iqbal Parewangi dan 17 Balon Anggota DPD Belum Lolos Syarat di KPU Sulsel
MUSLIMIN EMBA
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Iqbal Parewangi, saat memberi sambutan di acara wisuda santri di Lapangan Passamaturukang, Jl Pahlawan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Rabu (16/05/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- KPU Sulsel merilis nama-nama bakal calon anggota DPD RI yang lolos verifikasi syarat dukungan maju sebagai calon anggota legislatif periode 2019-2024.

Begitu juga mereka yang masih perlu perbaikan berkas dukungan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) dari warga Sulsel.

KPU Sulsel juga memverifikasi sebaran dukungan serta menganalisa dukungan ganda internal dan eksternal bakal calon anggota DPD RI.

Hasilnya, sebanyak 18 bakal calon anggota DPD RI dari Dapil Sulsel belum memenuhi syarat dukungan. Mereka pun diminta untuk segera menyetor dukungan tambahan hingga memenuhi syarat minimal 3.000 dukungan KPT.

"Menurut jadwal KPU, waktu penyempurnaan berkas KTP dukungan pasca-verifikasi administrasi adalah sampai tanggal 19 Mei," kata bakal calon anggota DPD RI, AM Iqbal Parewangi, Rabu (16/5/2018).

"Alhamdulillah sa termasuk diantara lima calon yang berkasnya paling rapi. Kriteria utamanya, tidak terdapat KTP Elektronik dukungan yang ganda internal maupun ganda eksternal," tambah petahana itu.

Terkait penyampaian KPU Sulsel kepada para calon DPD RI untuk penyempurnaan berkas paling lambat tanggal 19 Mei, kata Iqbal, ada hal yang harus dia penuhi. Yaitu, perlu mengganti sejumlah KTP dukungan. Penyebabnya, KTP tersebut belum terdaftar dalam DPT. Padahal sudah KTP elektronik.

" Mengganti KTP dukungan itu sendiri tidak sulit, karena memang masih banyak yang belum disetor. Yang justru menarik bagi saya adalah fakta adanya KTP elektronik yang tidak terdata dalam DPT. Itu petunjuk serius bahwa sistem administrasi kependudukan kita masih belum terbebas dari kesemrawutan," ujar Iqbal

Penulis: Abdul Azis
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved