Nilainya Fantastis, TPP ASN di Bantaeng Disebur Hanya Untungkan Pejabat

Pencairannya berdasarkan usulan OPD masing-masing, disesuaikan dengan pangkat dan jabatan serta tingkat kehadiran.

Nilainya Fantastis, TPP ASN di Bantaeng Disebur Hanya Untungkan Pejabat
edi hermawan
Kabid Perbendaharaan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Bantaeng, Muhammad Idris. 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk ASN Lingkup Pemkab Bantaeng mulai dibayarkan sejak awal bulan Mei 2018.

Kabid Perbendaharaan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Bantaeng, Muhammad Idris mengungkapkan bahwa lebih dari 50 persen ASN telah menerima TPP tersebut.

"Alhamdulillah, sebab sudah lama ditunggu oleh ASN dan akhirnya TPP ini bisa dicairkan juga, meskipun baru untuk bulan Januari dan Februari 2018," ujarnya kepada TribunBantaeng.com, Selasa (15/5/2018).

Pencairannya berdasarkan usulan OPD masing-masing, disesuaikan dengan pangkat dan jabatan serta tingkat kehadiran.

Sementara nominalnya dihitung sesuai bobotnya, pertimbangan jabatan 60 persen dan kehadiran 40 persen.

"Tetapi jika ASN dengan kehadiran dibawa 50 persen maka dipastikan tidak akan dapat TPP," tambahnya.

Pertimbangan lain dari nominal TPP juga disesuaikan dengan beban maupun resiko kerja.

Nominalnya pun terbilang fantastis untuk para pejabat lingkup Pemkab Bantaeng, seperti Sekretaris Daerah (Sekda) Rp 14,9 juta perbulan, Asisten Rp 9,4 juta, Kepala BPKD Rp 8,9 juta.

Kepala Inspektorat serta setingkat Kepala OPD mulai Rp 7,2 juta sampai Rp 7,9 juta, Staf Ahli Rp 6,4 juta, pejabat setingkat eselon tiga seperti, Direktur RSUD, Sekretaris, Kabag, Kabid dan Camat memperoleh TPP Rp 4,3 juta hingga Rp 5,3 juta tiap bulannya.

Nominal tersebut disusun pada Bagian Organisasi dan Kepegawaian Sekretariat Daerah Kabupaten Bantaeng. (*)

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help