Dana Minim, Dua Pasar di Enrekang Belum Tersentuh Anggaran Perbaikan

Sementara dua pasar lainnya, yakni Pasar Bataran dan Pasar Maliba belum pernah tersentuh anggaran renovasi.

Dana Minim, Dua Pasar di Enrekang Belum Tersentuh Anggaran Perbaikan
m azis albar/tribunenrekang.com
Kabid Pasar Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Enrekang, Muslimin Dera 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Kabupaten Enrekang memiliki 20 pasar yang masih akti beroperasi. Dari 20 pasar tersebut, 18 diantaranya telah pernah mendapatkan anggaran renovasi dan pembangunan.

Sementara dua pasar lainnya, yakni Pasar Bataran dan Pasar Maliba belum pernah tersentuh anggaran renovasi. Hal tersebut pun diakui oleh Kabid Pasar Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Enrekang, Muslimin Dera.

Menurutnya, dua pasar tersebut memang hingga kini belum tersentuh anggaran renovasi. Itu lantaran, anggaran renovasi dan perbaikan pasar harus nenyesuaikan dengan kondisi anggaran yang ada.

"Jadi dari 20 pasar memang, masih ada dua pasar yang belum tersentuh anggaran perbaikan dan renovasi karena kita harus dahukukan pasar yang paling fokus untuk diperbaiki," kata Muslimin Dera kepada TribunEnrekang.com, Selasa (15/5/2018).

Baca: Tiga Pasar di Enrekang bakal Direnovasi Tahun Ini, Telan Anggaran Rp 8,7 Miliar

Baca: Jelang Ramadan, Cabai Keriting, Daging Beku, Hingga Ayam Potong Naik di Pasar Terong

Ia menjelaskan, anggaran untuk renovasi pasar memang minim, padahal banyak pasar yang membutuhkan perbaikan dan renovasi.

Khusus tahun ini saja, anggaran untuk pasar hanya sebesar Rp 8,7 miliar, itu hanya diperuntukkan untuk tiga pasar.

Olehnya itu, harus didahulukan perbaikan untuk pasar yang memang paling membutuhkan untuk direnovasi. "Jadi untuk dua pasar itu, kita baru akan anggarkan renovasi pada tahun 2019," ujarnya.

Ia berharap, dengan adanya renovasi pasar saat ini dapat meningkatkan produktivitas pasar dan menjadi lebih nyaman dan modern.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help