Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Gowa Masuk dalam 177 Daftar Kabupaten Layak Anak

Kehadiran tiga anggota tim KLA itu untuk memverifikasi Gowa untuk menuju kabupaten layak anak.

Penulis: Waode Nurmin | Editor: Anita Kusuma Wardana
HANDOVER
Tim Independen Evaluasi Verifikasi Lapangan Kota Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Hamid Patilima berkunjung ke Gowa, Selasa (8/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM,SUNGGUMINASA- Tim Independen Evaluasi Verifikasi Lapangan Kota Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Hamid Patilima berkunjung ke Gowa, Selasa (8/5/2018).

Kehadiran tiga anggota tim KLA itu untuk memverifikasi Gowa untuk menuju kabupaten layak anak.

Hamid Patilima di hadapan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, menyampaikan jika dalam program ini ada 320 kabupaten-kota yang ikut evaluasi mandiri.

Lanjut ke tahap proses verifikasi kedua menjadi 222 kabupaten/kota yang lolos dengan perolehan nilai verifikasi administrasi rata-rata 500 ke atas.

"Sekarang tersisa 177 kabupaten/kota yang akan berproses namun hasil akhirnya ditangan Menteri PP dan PA. Dan hasil terakhirnya akan diumumkan pada saat Rakornas kabupaten/kota layak anak oleh menteri pada 23 Juli mendatang di Surabaya. sesuai tingkatannya adalah kategori Pratama, Madya, Nindya dan Utama," katanya dikutip dalam rilis, Rabu (9/5/2018).

Dikatakannya, verifikasi yang dilakukan ini tidak lain untuk memastikan apa yang terjadi di lapangan.

"Kebetulan saya ini bertugas untuk Gowa dan Sopeng dan kami turun ini untuk memastikan apa yang terjadi di lapangan," katanya.

Menurutnya ada beberapa indikator yang perlu dipenuhi dalam mewujudkan kabupaten layak anak.

Pertama bagaimana mendorong peran orangtua dalam menjaga anak-anak mereka termasuk menyiapkan menu makanan yang sehat dan bergizi dan menjamin pemenuhan pendidikan anak.

Kedua, bagaimana peran masyarakat dalam mendorong kontribusi dan peran anak dalam setiap kegiatan masyarakat.

Ketiga, menciptakan lingkungan yang ramah terhadap anak dan keempat, bagaimana kontribusi peran media dalam menutup aib anak.

Di Gowa, tim KLA didampingi sejumlah pimpinan SKPD terkait seperti Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kawaidah Alham, Kepala Dinas Kesehatan dr Hasanuddin, Kepala Dinas Sosial Syamsuddin Bidol, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Ambo serta Bappeda, Muh Taufiq Mursad ini juga memantau Puskesmas Pallangga yang telah menjadi puskesmas layak anak dengan menyediakan fasilitas/kebutuhan anak (sarana bermain).

Bupati Gowa Andan Purichta Ichsan pun berharap Gowa bisa meraih kategori tertinggi yakni utama.

"Iya semua kategori butuh proses. Tapi kita tetap berharap bisa raih yang utama," ujarnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved