RSGM Unhas Kini Layani Pasien BPJS

Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU)

RSGM Unhas Kini Layani Pasien BPJS
HANDOVER
Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Hasanuddin (Unhas) menjalin kerjasama dengan BPJS kesehatan cabang Makassar dan PT Ohawe Indonesia dalam pengembangan jangkauan layanan kesehatan gigi dan mulut. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TEIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR- Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Hasanuddin (Unhas) menjalin kerjasama dengan BPJS kesehatan cabang Makassar dan PT Ohawe Indonesia dalam pengembangan jangkauan layanan kesehatan gigi dan mulut.

Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara RSGM Unhas dengan BPJS Kesehatan Cabang Makassar dan PT Ohawe Indonesia, di aula Lantai 2 RSGM Unhas, Jl Kandea, Makassar, Selasa (10/4/2018).

Hadir dalam penandatanganan, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Keuangan, Prof Dr Syamsul Bachr (mewakili Rektor Unhas), Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Prof Dr drg Bahruddin Thalib, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makassar, drg Unting Patri Wicaksono Pribadi, Kepala RSGM Unhas, drg Muhammad Ruslin, Direktur Pelaksana PT Ohawe Indonesia Wiyanto Kodrat, serta jajaran dokter dan perawat RSGM Unhas.

Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan, dan Penunjang RSGM Unhas, drg A Tajrin mengatakan, kerjasama yang dikembangkan oleh RSGM merupakan amanah dari pimpinan universitas, untuk membangun kemitraan dengan berbagai pihak dalam rangka meningkatkan layanan.

“Kebetulan mitra-mitra yang hari ini bersama melakukan kerja sama telah lama dibangun komunikasi, sehingga mencapai tahapan penandatanganan MOU ini. Khusus MOU dengan BPJS Kesehatan, ini merupakan cita-cita lama. Kita ingin agar pelayanan kepada masyarakat dapat menjangkau luas, namun karena keterbatasan kami harus mempersiapkan banyak hal sesuai keinginan dan standar BPJS. Alhamdulillah, kita sudah siap,” kata drg Tajrin.

Sementara Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makassar, Unting Patri Wicaksono Pribadi, mengatakan dirinya sangat bahagia dengan penandatanganan MOU ini.

“Kita telah melewati proses selama lebih setahun. BPJS Kesehatan sebagai bagian dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dituntut untuk semakin meluaskan cakupan layanan kesehatan kepada masyarakat. Tantangan kita selama ini memang untuk bidang pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Biasanya, RSGM itu hanya kita temukan di kota-kota besar. Lebih spesifik lagi, kota-kota yang ada Fakultas Kedokteran Gigi. Kalau agak ke luar kota sedikit, cukup langka kita bisa mendapatkan layanan kesehatan bidang gigi dan mulut,” kata Unting.

BPJS Kesehatan merupakan sistem jaminan kesehatan dengan jumlah peserta yang sangat besar. Keuntungan bagi rumah sakit yang tergabung dengan BPJS Kesehatan berarti rumah sakit tersebut telah memiliki kualitas yang memadai.

“Kami di BPJS Kesehatan melakukan asesmen terhadap kualitas layanan dan manajemen suatu rumah sakit sebelum memutuskan menerima rumah sakit bersangkutan bergabung dengan BPJS Kesehatan,” lanjut Unting.

“Kita rencanakan per tanggal 1 Mei nanti, RSGM Unhas mulai menerima pasien BPJS Kesehatan. Kita masih membutuhkan waktu untuk melakukan persiapan-persiapan, karena kita sadar bahwa dengan dibukanya ruang bagi pasien BPJS Kesehatan akan meningkatkan jumlah pasien,” kata drg Ruslin.(*)

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help