Kisah Nenek Mokmina Hidup Sebatang Kara di Selayar, Ditinggal Anak dan Andalkan Bantuan Tetangga

Dia menambahkan bahwa Mokmina punya anak satu dan bekerja di kernet mobil Makassar. Namun, tak pernah pulang menjenguk ibunya.

Kisah Nenek Mokmina Hidup Sebatang Kara di Selayar, Ditinggal Anak dan Andalkan Bantuan Tetangga
NURWAHIDAH
Nenek Mokmina hidup sebatang kara di Selayar 

Laporan Wartawan TribunSelayar.com, Nurwahidah

TRIBUNSELAYAR.COM, BONTOHARU-Kehidupan memang tak melulu menjanjikan hal yang indah. Tak jarang, beberapa orang mengalami hal pahit dalam kehidupan mereka.

Pun soal nasib, tidak semua makhluk di bumi bisa mendapat nasib yang sama mujurnya. Nenek di Selayar ini jadi satu di antara sekian banyak orang di Indonesia yang mengalami kemalangan.

Bagaimana tidak, wanita renta bernama Mokmina (70) tinggal sebatang kara di Jl Kampung Matalanag, Lingkungan tangga'-tangga, Kelurahan Bontobangun, Kecamatan Bontoharu Selayar.

Lurah Bontobangun Yuliani mengatakan bahwa Mokmina tidak punya pekerjaan. Sejak suaminya tutup usia, warga setempat melakukan bantuan rumah. Nenek ini hanya tinggal sebatang kara di rumah panggung yang kecil dan tidak ada listrik.

"Untuk makan sehari-hari warga memberikan bantuan berupa uang, beras pakaian, bahkan biasa makanan karena sudah tidak bisa memasak," ujar Yuliani Kepada TribunSelayar.com, Jumat (9/3/2018).

Dia menambahkan bahwa Mokmina punya anak satu dan bekerja di kernet mobil Makassar. Namun, tak pernah pulang menjenguk ibunya.

"Semoga Mokmina sehat selalu dan ada kiranya ada bantuan dari instansi terkait seperti bantuan usaha dagang sembako, supaya ada pekerjaanya," tuturnya.

Penulis: Nurwahidah
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help