Tambang Ilegal Masih Beroperasi, Komisi C DPRD Bulukumba Pertanyakan Kinerja Satgas

Beberapa tambang yang berada di Kecamatan Ujung Bulu dan Ujung Loe telah masuk dalam zona merah

Tambang Ilegal Masih Beroperasi, Komisi C DPRD Bulukumba Pertanyakan Kinerja Satgas
HANDOVER
Rapat mitra komisi C Dewan Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, Senin (5/3/2018), tambang tersebut menjadi salahsatu perbincangan. 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Beberapa tambang galian C ilegal di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), hingga kini masih beroperasi.

Padahal beberapa tambang yang berada di Kecamatan Ujung Bulu dan Ujung Loe telah masuk dalam zona merah untuk larangan untuk pertambangan.

Pada rapat mitra komisi C Dewan Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, Senin (5/3/2018), tambang tersebut menjadi perbincangan.

Kinerja satuan tugas (Satgas) menjadi pertanyaan. Pasalnya, hingga kini tambang masih beroperasi.

Tim satgas dianggap tidak mampu memberantas tambang-tambang ilegal tersebut.

"Ini sudah masuk zona merah. Seharusnya tidak boleh beroperasi lagi. Dampaknya berbahaya," ujar salahsatu anggota komisi C, Andi Tenri Allang.

Ia menjelaskan, pembiaran aktivitas tambang di sungai Balantieng dapat merusak irigasi yang berdampak pada persawahan warga.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) bulukumba, Misbawati A Wawo mengaku, permasalahan tambang tersebut sudah masuk ranah hukum.

"Itu sudah masuk kewenangan polisi. Kami hanya mengurus masalah perizinan," jelas Misbawati.

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help