Pilkada Bantaeng 2018

Tak Lolos Verifikasi, Paslon Basmalah Akan Gugat Panwaslu Bantaeng

Keputusan tersebut pun ditanggapi serius oleh Ketua Tim Basmalah, Rahmat Saleh yang berencana menempuh jalur hukum.

Tak Lolos Verifikasi, Paslon Basmalah Akan Gugat Panwaslu Bantaeng
Edi Hermawan/TribunBantaeng.com
Jubir Bapaslon Basmalah, Rahmat Saleh (kanan). 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Pasangan Bakal Calon (Paslon) Andi Baso Fahrir-Alam Syahruddin Hanafi (Basmalah) akhirnya gagal ikut Pilkada Bantaeng 2018 karena syarat dukungannya tak cukup.

Keputusan tersebut pun ditanggapi serius oleh Ketua Tim Basmalah, Rahmat Saleh yang berencana menempuh jalur hukum.

Dia bukan akan menggugat KPU yang tidak meloloskan calonnya, namun justeru akan menggugat Panwaslu Bantaeng atas rekomendasi penarikan 5.251 surat keterangan (suket) yang telah diserahkan ke KPU untuk diverifikasi.

"Kami akan mengambil langkah hukum untuk menggugat Panwaslu di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP)," ujarnya Jumat (9/2/2018).

Alasan gugatan pun dirasanya sangat tepat sebab suket tersebut telah lolos pemeriksaan oleh KPU sebelum didistribusikan ke PPS untuk diverifikasi faktual.

"Landasan hukum kami jelas, karena tidak boleh lagi ada gugatan saat proses verifikasi telah berjalan," tambahnya.

Pihaknya pun mengaku optimis bahwa paslon Basmalah akan ikut sebagai kontestan untuk bertarung di Pilkada Bantaeng.

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help