TribunTimur/

Pilkada Pinrang 2018

Bapaslon Hamka-Ahsan 'Gagal' Maju di Pilkada Pinrang 2018, Ini Sebabnya

Saat rapat pleno kembali digelar, lanjutnya, Hamka-Ahsan hanya berhasil mengumpulkan 3.043 dukungan yang memenuhi syarat.

Bapaslon Hamka-Ahsan 'Gagal' Maju di Pilkada Pinrang 2018, Ini Sebabnya
hery syahrullah/tribunpinrang.com
Rapat pleno yang digelar Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Pinrang di kantornya, Jl Bintang, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Kamis (8/2/2017). 

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, Hery Syahrullah

TRIBUNPINRANG.COM, WATANG SAWITTO - Dukungan e-KTP Bakal Pasangan Calon (Paslon) Bupati Pinrang Hamka Mahmud-Ahsan Wahid dinyatakan belum memenuhi syarat.

Hal itu berdasarkan hasil pleno yang digelar Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) di kantornya, Jl Bintang, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Kamis (8/2/2017).

"Dari 23.527 syarat jumlah minimal dukungan, bakal paslon Hamka-Ahsan hanya menyetor 23.161 dukungan yang memenuhi syarat," tutur Ketua KPU Pinrang, Mansyur Hendrik, Jumat (9/2/2018).

Baca: Jubir Hamka Mahmud Optimis Lolos Verifikasi Faktual

Baca: Hamka Mahmud-Ahsan Wahid Penuhi Syarat Maju Jalur Perseorangan

Sebelumnya, bakal paslon tersebut mengumpulkan sebanyak 20.118 dukungan pasangan balon yang memenuhi syarat dan masih mengalami kekurangan sebesar 3.409 dukungan.

Bakal paslon tersebut pun diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan, dengan syarat mengumpulkan KTP dukungan minimal dua kali lipat dari jumlah dukungan yang kurang.

"Dalam hal ini sebanyak 6.818 dukungan," ujarnya. Saat rapat pleno kembali digelar, lanjutnya, Hamka-Ahsan hanya berhasil mengumpulkan 3.043 dukungan yang memenuhi syarat.

Jika ditotal jumlah dukungan sebelumnya sebesar 20.118 ditambah dukungan yang disetor belakangan sebesar 3.043, maka hasilnya adalah 23.161.

"Itu artinya masih kurang 366 dari 23.527 syarat minimal dukungan," tuturnya.

Penetapan calon diumumkan secara resmi pada 12 Februari mendatang.(*)

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help