Pendemo Sambangi KPU Polman, Ini Tuntutannya

Unjuk rasa damai tersebut guna menuntut KPU Polman menjaga netralitas di Pilkada 2018.

Pendemo Sambangi KPU Polman, Ini Tuntutannya
nurhadi/tribunsulbar.com
Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) berunjuk rasa di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Polman, Jl Wahid Hasyim, Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kamis (8/2/2018). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) berunjuk rasa di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Polman, Jl Wahid Hasyim, Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kamis (8/2/2018).

Unjuk rasa damai tersebut guna menuntut KPU Polman menjaga netralitas di Pilkada 2018.

"Kehadiran kami hanya meminta atau mengingatkan kepada pihak penyelenggara, untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi masing-masing lembaga dengan sebaik-baiknya," kata Koordinator Lapangan, Hasbi.

Selain itu, mereka juga meminta KPU untuk memeriksa kembali dengan cermat dan teliti terkait adanya penambahan jumlah pemilih yang cukup mencurigakan sebanyak 358 ribu pemilih berdasarkan data (DP4) dari DPT Pilgub 2017.

Baca: Jelang Pilkada Polman dan Mamasa, Ini Pesan Kapolda Sulbar Kepada Personil

"KPU harus punya keberanian mencoret atau menghilangkan penambahan jumlah pemilih yang mencurigakan," tutur Hasbi.

Aksi tersebut dikawal ketat pihak epolisian dan TNI setempat.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help