Konsultasi Tribun Health

Penderita Demam Tifoid Agar Hindari Sayuran Berserat

emam tifoid merupakan penyakit yang mudah menular dan masih endemik di Indonesia.

Penderita Demam Tifoid Agar Hindari Sayuran Berserat
Shutterstock
Ilustrasi demam 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-- Demam tifoid merupakan penyakit yang mudah menular dan masih endemik di Indonesia.

Demam tifoid merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi kuman Salmonella typhi atau Salmonella paratyphi.

Dimana kuman masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan yang terkontaminasi. Sebagian kuman dimusnahkan di dalam lambung, namun sebagian lolos masuk ke dalam usus dan selanjutnya berkembang biak.

"Bila respon imun tubuh kurang baik maka kuman dapat menyebar masuk ke dalam peredaran darah dan kandung empedu," kata dokter spesialis penyakit dalam dr Iwan Judodihardjo SpPD.

Gejala demam tifoid sangat bervariasi dari ringan sampai berat sehingga dapat menimbulkan komplikasi dan kematian.

Gejala yang paling menonjol adalah demam yang berkepanjangan, dan berlanjut hingga empat pekan jika tidak ditangani.

"Infeksi Salmonella Paratyphi mengakibatkan gejala penyakit yang lebih ringan daripada Salmonella Typhi," ungkap Iwan yang sehari-hari bertugas di Rumah Sakit Siloam Makassar.

Selain demam, sebagian besar gejala berhubungan dengan saluran cerna, seperti nafsu makan menurun, nyeri perut, mual, muntah, diare, sulit buang air.

Gejala lain yang biasa menyertai, seperti sakit kepala, menggigil, badan terasa pegal dan lemas.

Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu badan yang meningkat. Demam bersifat meningkat secara perlahan-lahan dan terutama pada sore hingga malam hari.

Halaman
12
Penulis: Hasrul
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help