TribunTimur/

Contoh Yuk, Petani di Desa Bontomacinna Bulukumba Adopsi Sistem Salibu

Padi Salibu merupakan tanaman padi yang tumbuh kembali setelah di pangkas. Efektifnya dilakukan seminggu setelah panen.

Contoh Yuk, Petani di Desa Bontomacinna Bulukumba Adopsi Sistem Salibu
firki arisandi/tribunbulukumba.com
Petani memeriksa keadaan Padi Salin Ibu (Salibu) miliknya di Desa Bontomacinna, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Senin (9/10/2017). 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, GANTARANG - Petani di Desa Bontomacinna, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan uji coba sistem padi Salin Ibu (Salibu).

Menurut Ketua Kelompok Tani Cori I, HM Tahir, sistem Salibu sangat mudah dipraktikkan dan juga menghemat waktu serta biaya.

"Sistem ini sangat menguntungkan, petani tidak perlu membajak lahan lagi setelah panen dan biaya perawatan juga murah." katanya saat ditemui TribunBulukumba.com, Senin (9/10/2017).

Padi Salibu merupakan tanaman padi yang tumbuh kembali setelah di pangkas. Efektifnya dilakukan seminggu setelah panen.

Penyuluh Pertanian Madya Desa Bontomacinna, Baharuddin SP, mengatakan bahwa sistem Salibu ini dapat berhasil jika pemotongan batang sesuai prosedur yaitu tiga sampai lima sentimeter dan juga faktor air setelah panen.

"Kondisi air tanah setelah panen harus diperhatikan, pemotongan batang juga harus sesuai prosedur agar tunas baru bisa tumbuh dengan baik," tuturnya.

Sebelum sistem Salibu ditemukan, petani biasanya hanya menanam palawija seperti jagung dan kacang.(*)

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help