TribunTimur/

3 Pejabat Eselon II Pemprov Sulbar Dilantik Gubernur, Ini Pesannya

Pergeseran dan pengisian atau promosi pejabat dalam jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut murni karena kebutuhan organisasi.

3 Pejabat Eselon II Pemprov Sulbar Dilantik Gubernur, Ini Pesannya
nurhadi/tribunsulbar.com
Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (ABM) melantik tiga pejabat tinggi pratama di lingkup pemerintah provinsi Sulbar, Selasa (5/9/2017). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (ABM) melantik tiga pejabat tinggi pratama di lingkup pemerintah provinsi Sulbar, Selasa (5/9/2017).

Pelantikan tersebut, digelar di Kantor Gubernur Sulbar Jl Abd Malik Pattana Endeng, Rangas, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar.

Jabatan yang diisi selama ini dijabat pelaksana tugas.

Mereka yang dilantik adalah Kepala BKD Sulbar Amujib, selama ini mengalami kekosongan setelah mantan Kepala BKD Musa memasuki masa bakti atau pensiun.

Baca: Polsek Kalukku Sulbar Ciduk Pengedar Obat Daftar G, Ini Pengakuan Pelaku

Kemudian Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Arifuddin Toppo dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muh Jaun.

Ali Baal Masdar dalam sambutannya mengatakan, pergeseran dan pengisian atau promosi pejabat dalam jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut murni karena kebutuhan organisasi.

Ia menjelaskan, sebelum melakukan pengisian pejabat, terlebih dahulu melaksanakan proses penjaringan calon pejabat melalui tahapan-tahapan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Yaitu Undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Baca: Kejati Sulselbar Periksa 18 Pejabat Pemprov Sulbar

“Kedepan tantangan yang kita hadapi semakin besar, terutama yang berkaitan dengan upaya mempertahankan penilaian dari BPK. Nah untuk mempertahankan penilaian ini, peran saudara-saudara pejabat eselon II sangat menentukan,” ucap Ali Baal.

Ali Baal berharap kepada pimpinan OPD agar senantiasa membina dan mengevaluasi bawahannya sehingga segala permasalahan dapat segera diketahui dan dicarikan jalan keluar.

“Saya berharap saudara-saudara tidak lagi mengorek-ngorek kesalahan masa lalu. Tapi yang harus kita pikirkan adalah bagaimana ke depan kinerja kita dapat dipertanggungjawabkan,” tuturnya.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help