Pilgub Sulsel 2018
Aktivis Luwu Utara 'Kapok' Dukung Keluarga SYL, Ini Sebabnya
Masyarakat juga masih memperjuangkan pembentukan wilayah Walenrang-Lamasi jadi Kabupaten Luwu Tengah.
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Hasrul
Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi
TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Aktivis muda Luwu Utara, Hajar Aswadh, tidak akan mendukung keluarga Syahrul Yasin Limpo (SYL) pada pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 mendatang.
Hal tersebut diutarakan Hajar sebagai bentuk kekecewaan dengan kepemimpinan SYL selama dua periode menjadi penentu kebijakan di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Baca: Besok, 5 Rider Bersaudara Jajal Jalur Offroad dan Trail Adventure Polres Luwu Utara
Alumni Fakultas Sastra Universitas Muslim Indonesia (UMI) tersebut menuding SYL adalah orang yang selama ini menghalang-halangi pembentukan Provinsi Luwu Raya.
"SYL orang yang selama ini menghalangi pemekaran Provinsi Luwu Raya, saya tidak akan mendukung keluarga SYL yang maju di Pilgub," terang Hajar kepada TribunLutra.com, Jumat (4/8/2017).
Eks Pengurus Besar Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu Raya (PB IPMIL) menyebut masyarakat Luwu Raya sudah lama mendambakan provinsi.
Baca: Wawali Palopo: Isu Pemekaran Luwu Raya Jangan Menjadi Jualan Politik Saja
"Jangankan provinsi pemekaran wilayah Walenrang-Lamasi saja belum direalisasikan, ini karena pemerintah provinsi menghalang-halangi," terang Hajar.
Luwu Raya terdiri empat daerah, Luwu, Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur.
Masyarakat juga masih memperjuangkan pembentukan wilayah Walenrang-Lamasi jadi Kabupaten Luwu Tengah.
SYL mendorong adiknya, Ichsan Yasin Limpo (IYL) maju di Pilgub Sulsel 2018 berpasangan Bupati Luwu Andi Mudzakkar (Cakka).