TribunTimur/
Home »

Lutim

Pegawai Belum Profesional, Pemkab Luwu Timur Tempuh Cara Ini

Bahri menyampaikan hal tersebut pada kegiatan ekspose analisa jabatan pelaksanaan dan fugsional PNS lingkup Pemkab Luwu Timur.

Pegawai Belum Profesional, Pemkab Luwu Timur Tempuh Cara Ini
ivan/tribunlutim.com
Suasana kegiatan ekspose analisa jabatan pelaksanaan dan fungsional PNS lingkup Pemkab Luwu Timur di Aula Sasana Praja Kantor Bupati, Jumat (14/7/2017). 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur belum puas dengan kinerja aparatur sipil negara (ASN) di setiap dinas.

Untuk mengubahnya, pemkab menjalin bekerjasama Badan Pusat Kajian, Pendidikan dan Pelatihan Aparatur (BKP2A) II LAN Makassar untuk melatih ASN.

Sekertaris Daerah (Sekda) Luwu Timur, Bahri Suli menemukan ketidaksesuaian antara kompetensi pegawai dengan jabatan yang didudukinya.

Menurutnya, itu disebabkan komposisi keahlian atau keterampilan pegawai yang belum proporsional.

"Yang terjadi saat ini, profesionalisme yang diharapkan belum sepenuhnya terwujud," kata Bahri Suli dalam sambutan.

Bahri menyampaikan hal tersebut pada kegiatan ekspose analisa jabatan pelaksanaan dan fugsional PNS lingkup Pemkab Luwu Timur.

Ekspose berlangsung tahun di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur, Jumat (14/7/2017).

Ia menambahkan, pendistribusian pegawai masih belum mengacu pada kebutuhan nyata organisasi, dalam arti belum didasarkan pada beban kerja organisasi.

Kegiatan bertujuan untuk menyediakan informasi jabatan, peta jabatan, uraian tugas dan syarat jabatan sebagai dasar bagi bagi program manajemen kepegawaian.

Selain itu, menyediakan kelembagaan, ketatalaksanaan dan pengawasan yang sesuai dengan kedudukan, tugas dan kewenangannya berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku lembaga administrasi negara.

"Kita berharap kegiatan ini dapat menjadi pedoman dalam perencaan kepegawaian kedepan," jelasnya.

Hadir perwakilan BKP2A II LAN Makassar, kepala dinas, kepala bagian, camat dan kepala Puskesmas se Luwu Timur.

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help