TribunTimur/

Sosialisasi BNNK Tana Toraja

Tim BNNK Tana Toraja Sambangi SMPN 1 Kesu’, Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba

Pengetahuan bahaya narkoba dan memaparkan replika jenis-jenis narkoba yang sedang mengintai mereka.

Tim BNNK Tana Toraja Sambangi SMPN 1 Kesu’, Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba
Dok BNNK Tana Toraja
BNN Kabupaten Tana Toraja menghampiri siswa-siswi SMP Negeri 1 Kesu’ yang berjumlah 112 siswa. 

TRIBUN-TIMUR.COM -Menambah Ilmu tidak akan mengenal umur dan waktu. Manusia sudah diberi Sang Pencipta akal untuk mengetahui sesuatu namun dibalik keingintahuan itu perlu adanya filter yang perlu diciptkan oleh setiap insan manusia.

Filter itulah yang akan digunakan untuk menyaring mana yang perlu kita ketahui untuk dicontoh dan dilakukan dan mana yang perlu kita ketahui sebagai bahan pertahanan untuk menolak pembohongan para perusak kehidupan yang ingin memperkaya diri sendiri dengan berjuta tawaran surga dunia yang pada akhirnya merusak diri kita bahkan sampai kematian.

Kepicikan para pengedar dan bandar saat ini semakin merajalela hal ini terjadi karena kita masyarakat selalu terbuai oleh silat lidah yang begitu manis dari mereka.

Kasus seperti inilah yang menjadi keprihatinan BNN Kabupaten Tana Toraja. Mereka (Masyarakat) harus diselamatkan dari kondisi dan masalah ini.

Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut generasi penerus bangsa ini akan hancur dan negara ini akan hancur juga. Masa depan negara ini tergantung dari bagaimana generasi mudanya membentuknya ke depan.

Sosialisasi dan Kampanye “STOP NARKOBA” harus dikibarkan di seluruh wilayah di Bumi Lakipadada dan Bumi Pongtiku ini.

Wilayah pedesaan bahakan ke pelosok harus kita tembus demi menyelamatkan generasi muda kita. Pengedar dan bandar kan mengintai wilayah yang penduduknya masih bisa dibodohi. Oleh keren itu sebelum pengedar bergerak cepat BNN Kabupaten harus 100 kali lebih cepat dari mereka merangkul seluruh masyarakat dengan pengetahuan bahaya narkoba.

Kali ini BNN Kabupaten Tana Toraja menghampiri siswa-siswi SMP Negeri 1 Kesu’ yang berjumlah 112 siswa.

Tidak bisa kita pungkiri bahwa mereka akan bebas dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Oleh karena itu sebelum hal itu terjadi Tim Penyuluh membantu mereka untuk membentuk filter dengan pengetahuan bahaya narkoba dan memaparkan replika jenis-jenis narkoba yang sedang mengintai mereka.

Narkoba baru dan modus pengedaran narkoba juga disampaikan dalam kegiatan ini.

Antusias siswa-siswi untuk bertanya seputar narkoba membuat tim penyuluh berharap ke depannya tidak satupun siswa-siswi dari sekolah ini terlibat dalam permainan barang haram ini.

Kegiatan Kampanye “STOP NARKOBA” ini akan terus digalakkan dan mari kita bersama-sama untuk saling peduli untuk menyelamatkan negara kita dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.(*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help