Ahli Waris Segel SD Pajjaiyang, Mario David Salahkan Pemkot Makassar

Hal tersebut terjadi lantaran ahli waris tanah tempat dibangunnya sekolah menuntut hak ganti rugi dari pemerintah.

Ahli Waris Segel SD Pajjaiyang, Mario David Salahkan Pemkot Makassar
HANDOVER
Mario David 

Laporan Wartawan Tribun Timur Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Murid Sekolah Dasar (SD) Inpres Pajjaiang, Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulsel terpaksa belajar di luar ruangan, Kamis (4/5/2017).

Hal tersebut terjadi lantaran ahli waris tanah tempat dibangunnya sekolah menuntut hak ganti rugi dari pemerintah.

Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kota Makassar, Mario David menilai hal tersebut tidaklah manusiawi.

Dia pun mengaku sangat kecewa terhadap Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang dianggap kurang memberikan perhatian atas sengketa lahan dengan pihak yang mengaku sebagai ahli waris.

"Tidak mungkin ada asap kalau tidak ada api. Tidak mungkin sekolah itu disegel kalau perhatian pemerintah bagus atas sengketa itu," kata Mario di ruang Komisi A DPRD Makassar, Kamis (4/5/2017).

"Kalau tidak salah ahli waris-nya namanya Burhanuddin. Disini saya ingin tegaskan, saya kecewa sama pemerintah kota. Pemerintah kurang perhatian, akibatnya anak-anak kita jadi korban," tegas Mario.

Mario pun menuding bagian aset, pertanahan, dan hukum Pemkot Makassar tidak maksimal dalam melaksanakan tugasnya.

"Kenapa dibiarkan berlarut-larut, pemkot punya perda pendampingan hukum, kalau memang bukan milik pemkot, yah mau tidak mau harus dikembalikan ke ahli waris, nanti pemerintah membeli," jelas Mario.

Ketua Bappilu DPD Partai Nasdem Makassar ini pun mengaku akan menggelar rapat bersama dengan pemerintah kecamatan dan orangtua murid. Harapannya ada kesepakatan untuk meloby ahli waris agar sekolah tersebut tetap dibuka.

"Harapan kami sekolah itu tetap dibuka oleh ahli waris sehingga anak-anak kita tetap belajar dengan tenang. Sebentar lagi ujian. Kami juga meminta kepolisian mengawal proses belajar disana," ujar Mario.(*)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help