TribunTimur/

Kapolres Pinrang Pastikan Arifin yang Gorok Istri Sendiri, Berikut Alasannya

"Arifin menggorok leher istrinya sendiri, kemudian naik ke lantai tiga dan bunuh diri dengan cara melompat ke daratan," tutur Leo.

Kapolres Pinrang Pastikan Arifin yang Gorok Istri Sendiri, Berikut Alasannya - kapolres-pinrang-45778_20170421_154614.jpg
Hery Syahrullah/tribunpinrang.com
Kapolres Pinrang AKBP Leo Joko Triwibowo di rumah kontrakan almarhum Arifin-Atik, Jl Kesehatan, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Jumat (21/4/2017).
Kapolres Pinrang Pastikan Arifin yang Gorok Istri Sendiri, Berikut Alasannya - sedih-atik_20170421_145241.jpg
Hery Syahrullah/tribunpinrang.com
Jenazah Atik Sofwana (35) telah dikebumikan di TPU Lasinrang, Kecamatan Paleteang, Pinrang, Jumat (21/4/2017).

Baca: Alasan Keluarga Makamkan Atik di Pinrang, Bukan di Jepara

Dia wafat kemarin dan jenazahnya telah dimakamkan di TPU Lasinrang, Paleteang, Pinrang, siang tadi.

"Hasil labfor menunjukkan bahwa bercak darah yang diteliti adalah milik Arifin dan Atik,
itulah sebabnya, peristiwa kami pastikan melibatkan kalangan mereka sendiri," kata Kapolres Pinrang, AKBP Leo Joko Triwibowo saat jumpa pers di lokasi kejadian, Jumat.
Interogasi ke sejumlah saksi, kata Leo, pasutri itu memang kerap cekcok.
Diduga, masalah tempat tinggal penyebab keduanya sering cekcok.

"Arifin ingin tinggal di Jawa, sementara istrinya Atik tetap ingin berada di Pinrang," ujar Leo.

Leo menyebut Arifin sendiri yang menggorok leher Atik.
"Arifin menggorok leher istrinya sendiri, kemudian naik ke lantai tiga dan bunuh diri dengan cara melompat ke daratan," tutur Leo.

Leo beralasan, ulah Arifin tergambar dari kondisi tempat kejadian perkara.

"Saat korban ditemukan tewas tergeletak di depan rumahnya, pintu dalam keadaan terkunci dari dalam, tak ada barang yang hilang,
terdengar suara tangisan dan isak tangis perempuan sebelum peristiwa itu terjadi, serta ditemukan bercak darah di tangga yang terhubung ke lantai tiga," kata Leo. 
Dekat Mata Pencaharian
Jenazah Atik Sofwana (35) telah dikebumikan di TPU Lasinrang, Kecamatan Paleteang, Pinrang, Jumat (21/4/2017).
Ibu rumah tangga yang ditemukan kondisi leher tergorok, Jumat (14/4/2017), itu meninggal dunia di RSUD Lasinrang, Kamis (20/4/2017) pukul 23:00 Wita.

Isak tangis keluarga mengiringi pemakaman Atik.
"Kami akan berusaha mengikhlaskan," kata Ibunda Atik, Khosiyah.
Ketika Atik dirawat intensif di RSUD Lasinrang, Sawitto, Pinrang.
Ketika Atik dirawat intensif di RSUD Lasinrang, Sawitto, Pinrang. (Hery Syahrullah/tribunpinrang.com)

Almarhumah Atik berasal dari Jepara, Jawa Tengah.
Khosiyah mengatakan, jenazah tak dimakamkan di Jepara karena keberadaan kerabat dekatnya di Pinrang.

"Keluarga dekat ada di sini, apalagi mata pencaharian keluarga juga di sini," kata Khosiyah dengan suara pelan.
Atik menghembuskan napas terakhir setelah seminggu dirawat intensif di rumah sakit tersebut.
Dia dilarikan di RSUD Lasinrang setelah ditemukan tergeletak, kondisi leher tergorok di rumah kontrakannya, Jl Kesehatan, Kecamatan Watang Sawitto, Pinrang, Jumat.

Saat yang sama, Arifin ditemukan tewas mengenaskan, kondisi kepala pecah di depan rumah kontrakan tersebut.

"Benar, Atik telah wafat," kata Kapolres Pinrang AKBP Leo Joko Triwibowo kepada Tribunpinrang.com.

Pasangan suami istri, Arifuddin (40) dan Atik Sofana (35), ditemukan tergeletak bersimba darah di rumah kontrakannya, Jl Kesehatan, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Jumat (14/4/2017) pagi.
Pasangan suami istri, Arifin (40) dan Atik Sofana (35), ditemukan tergeletak bersimbah darah di rumah kontrakannya, Jl Kesehatan, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Jumat (14/4/2017) pagi. (TRIBUNPINRANG.COM/HERY SYAHRULLAH)

Leo menyebut Atik meninggal aikbat tiga titik luka gorokan di leher yang mengenai jalur pernapasan.

"Pihak RSUD Pinrang telah berupaya, namun Tuhan berkehendak lain," ujar Leo.

Mayat Atik telah dibawa ke rumah duka.
Rumah pasangan suami istri Arifin (40) dan Atik Sofwana (35), warga Jl Kesehatan, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang yang ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya pada Jumat (14/4/17).
Rumah pasangan suami istri Arifin (40) dan Atik Sofwana (35), warga Jl Kesehatan, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang yang ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya pada Jumat (14/4/17). (TRIBUNPINRANG.COM/HERY SYAHRULLAH)
"Insya Alah akan dikebumikan ba'da salat Jumat," kata Leo. 
Akur
Sebelum peristiwa ini, warung mereka kerap ramai dikunjungi pelanggan.

Hal itu disampaikan Mama Tuti, tetangga, Sabtu (15/4/2017).

"Selama berjualan di sini, warungnya selalu terlihat ramai," tuturnya kepada TribunPinrang.com.

Baca: Tetangga Dengar Tangisan di Rumah Pasutri yang Ditemukan Tewas Mengenaskan di Pinrang

Tuti menyebutkan, Pasangan Suami-Isteri (Pasutri) itu juga terlihat kompak saat mencari nafkah.

"Setiap pagi hingga sore, keduanya kerap bersama-sama berjualan di tempat ini. Bakan, sesekali mereka berdua saling bercanda," ujarnya.

Dia menambahkan, pasangan asal Jepara, Jawa Tengah itu tak terlilit utang dengan pedagang mana pun yang ada di sekitar pasar itu.

Halaman
1234
Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help