Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dua Tahun Laporan Tak Digubris, Warga Gowa Ancam Lapor Polsek Palangga ke Prompam

Rais menjadi korban pembusuran di rumahnya sendiri pada Februari 2015 lalu. Saat itu korban yang masih duduk dibangku SMA langsung dibusur.

Penulis: Waode Nurmin | Editor: Anita Kusuma Wardana
int
www.tribun-timur.com 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUB-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA- Korban pembusuran di Kampung Pekanglabu, Kelurahan Tetebatu, Kecamatan Palangga, Muhammad Rais (19), kembali mempertanyakan kasusnya ke pihak Polsek Palangga.

Pasalnya sejak dilaporkan Februari 2015 lalu, hingga kini pelaku belum juga ditangkap.

Ibu Rais, Mulyati, menyayangkan kinerja polisi yang menangani kasus anaknya itu.

"Apa mi kerjanya itu polisi kalau begitu. Masa sudah dua tahun pelakunya juga belum ditangkap. Dua bulan lalu saya kembali tanyakan lagi, tapi setelah 20 hari tidak ada respon. Saya ke Polres ketemu langsung kasat reskrim juga sampai sekarang tidak ada hasil. Saya mau mengadu sama siapa lagi," katanya Senin (20/3/2017).

Rais menjadi korban pembusuran di rumahnya sendiri pada Februari 2015 lalu. Saat itu korban yang masih duduk dibangku SMA langsung dibusur.

Kata Mulyati, polisi pernah menangkap satu pelaku namun bukan pelaku utama.

"Yang saya dengar pelakunya malah masih berkeliaran. Itu yang buat saya sakit hati, anak ku ini kodong mau makan saja susah, karena ususnya kena busur. Tidak bisa kerja, sakit-sakit," katanya lagi.

"setiap saya tanyakan kasus ku saya selalu dikatakan menekan polisi. Padahal saya hanya tanya kenapa pelakunya belum ditangkap, alasannya karena nanti dia kabur kalau digerebek,"tambahnya.

Mulyati pun menambahkan jika masih belum ada kejelasan kasus anaknya dia akan langsung melapor ke Propam Polda Sulsel.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved