Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nah, Ini Cara Mudah Atasi Penyakit Trypophobia

Jenis ketakutan terbaru ini ditemukan oleh sekelompok ilmuwan bidang psikologi dari University of Essex di Inggris

Tayang:
Editor: Ilham Mangenre
net
Tes Tryphobia 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM-Apakah Anda mengidap penyakit trypophobia? Atau mengidap tapi tidak tahu? 

Dokter yang tergabung dalam situ DokterCantik.com, menjelaskan, trypophobia merupakan perasaan takut yang berlebihan dan cenderung tidak masuk akal (fobia) terhadap segala bentuk lubang.

Jenis ketakutan terbaru ini ditemukan oleh sekelompok ilmuwan bidang psikologi dari University of Essex di Inggris.

Mereka menemukan bahwa penderita trypophobia tidak dapat melihat benda yang memiliki banyak lubang dengan pola berulang (klaster lubang), seperti sarang semut, sarang lebah dan sebagainya.

Penderita trypophobia akan merasakan gejala mual, panik atau malah terserang migren jika secara kebetulan melihat benda-benda berlubang dengan pola tertentu.

Tes trypophobia (internet)

Selain itu, kadang kala penderita trypophobia juga akan mengalami jantung berdebar dan berkeringat panas.

Tanda-tanda

Penderita trypophobia akan merasakan sejumlah gejala dan tanda ketika terserang perasaan takut akan kulster lubang di hadapannya, seperti:

  • Panik dan perasaan takut yang berlebihan
  • Timbul kecemasan tinggi yang dapat mengurangi respon gerak anggota tubuh
  • Keringat banyak disertai perasaan panas di sekujur tubuh
  • Jantung berdetak sangat kencang bahkan bisa sulit bernapas
  • Pada anak-anak yang menderita trypophobia cenderung akan rewel dan terus menangis karena takut.

Semua gejala-gejala yang disebutkan di atas merupakan dampak psikis akibat fobia terhadap lubang.

Sebagaimana diketahui, fobia merupakan ketakutan yang dialami oleh seseorang terhadap suatu obyek yang menimbulkan dampak nyata, yang pada orang yang normal kelihatan tidak masuk akal.

Penelitian yang dipimpin oleh Geoff Cole tersebut menemukan bahwa kemungkinan penyebab timbulnya ketakutan pada penderita trypophobia adalah karena adanya kemiripan visual pola lubang berulang dengan hewan beracun tertentu.

Mereka juga meyakini bahwa reaksi jijik dan takut (fobia) terhadap klaster berlubang merupakan efek samping dari adaptasi evolusioner untuk menghindari hewan beracun.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved