Demo Tolak Kenaikan BBM
Mahasiswa Gigih Melawan Hingga Tengah Malam
AKSI mahasiswa Makassar berlangsung hingga tengah malam.
Bentrokan diawali di depan Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, sekitar pukul 17.30 wita. Puluhan demonstran saling sersang dengan personel Samapta Polrestabes Makassar.
Usai magrib, sekitar pukul 18.30 wita, giliran demonstran di Jl AP Pettarani yang bentrok dengan pasukan Brimob Polda Sulsel dan aparat TNI plus warga. Tiga motor mahasiswa dibakar warga dalam bentrokan ini.
Setelah menguasai demonstran di Jl AP Pettarani, brimob menuju ke Jl Sultan Alauddin untuk membubarkan mahasiswa yang juga menutup jalan.
Mahasiswa melakukan perlawanan. Saling serang pun tak terhindarkan.
"Beberapa warga berlarian dari Terminal Mallengkeri ke depan kampus Unismuh. Mereka memegang batu," kata seorang warga yang mengaku terpaksa membatalkannya perjalanannya karena terjebak macet di Mallengkeri.
Ratusan mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin menutup Jl Sultan Alauddin.
Demonstran yang berjumlah ratusan orang juga mendatangi SPBU di Jl AP Pettarani.
Bentrokan terjadi ketika demontran bermaksud menduduki SPBU. Belasan tentara yang menjaga SPBU berusaha menghadang laju demonstran. Bentrokan tak terelakkan.
Ratusan pasukan brimob yang dilengkapi tameng ikut memukul barisan demonstran dengan tembakan gas air mata. Demonstran terus melawan dengan melakukan perlawan dengan lemparan batu.
Sekitar pukul 19.30 wita, demonstran bangkit lagi melakukan perlawanan di Jl AP Pettarani. (*)