Jelang Pelantikan Gubernur Sulsel
None: Penginapan Menteri Tidak Ditanggung
Ketua Panitia Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel
Tayang:
Editor:
Muh. Taufik
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM-Ketua Panitia Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur
Sulsel periode 2013-2018, Irman Yasin Limpo menegaskan tak akan
menanggung biaya penginapan 250 udangan tamu VVIP.
"Pemprov tidak menanggung uang penginapan para menteri dan gubernur seluruh Indonesia," tegas Irman Yasin Limpo kepada wartawan di kantor gubernuran Jl Urip Sumiharjo, Makassar, Selasa (26/3/2013).
Alasan tidak ditanggungnya biaya anggaran penginapan hotel para pejabat pusat tersebut, menurut None sapaan akrab Irman YL karena dinilai mereka memiliki anggaran perjalanan dinas alias SPPD.
"Sehingga tindakan panitia adalah hanya bertugas memesankan kamar atau membooking hotel mana yang mereka inginkan," ujarnya.
Namun kendati demikian, hanya ada beberapa hotel yang diberikan sebagai refresentatif untuk mereka tempati atau didiami selama satu hari satu malam.
Adapaun hotel yang ditunjuk panitia sebagai tempat peristirahatan para pejabat negara dan gubernur se Indonesia hanya Hotel Grand Clarion Makassar dan Hotel Imperial Arya Duta.
"Ke 250 tamu VVIP tersebut, kita arahkan menginap di dua hotel ini. Namun sekali lagi panitia tidak menanggung biaya kamarnya," pungkasnya.
Berdasarkan pantauan Tribun di lapangan upacara rujab Gubernuran, Jl Jenderal Sudirman yang menjadi tempat pelantikan Syahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu'mang sebagai gubernur dan wakil gubernur Sulsel terpilih.
Tampak beberapa panitia pelantikan mulai sibuk mengatur papan lantai yang akan menutupi rumput lapangan tersebut. Bahkan tak jarang dari mereka juga mulai sibuk mengurusi penyusunan meja, kursi serta tenda yang akan digunakan nantinya.
Diketahui, arena pelantikan tersebut rencananya akan disulap menjadi ruang sidang paripurna laiknya di DPRD Sulsel.
"Lokasi pelantikan akan kita sulap seperti ruang sidang peripurna. Sehingga seolah-olah kita berada di DPRD Sulsel," tambah Sekretaris pelantikan gubernur Abdul Kadir Marsalih yang juga Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sulsel. (*)
"Pemprov tidak menanggung uang penginapan para menteri dan gubernur seluruh Indonesia," tegas Irman Yasin Limpo kepada wartawan di kantor gubernuran Jl Urip Sumiharjo, Makassar, Selasa (26/3/2013).
Alasan tidak ditanggungnya biaya anggaran penginapan hotel para pejabat pusat tersebut, menurut None sapaan akrab Irman YL karena dinilai mereka memiliki anggaran perjalanan dinas alias SPPD.
"Sehingga tindakan panitia adalah hanya bertugas memesankan kamar atau membooking hotel mana yang mereka inginkan," ujarnya.
Namun kendati demikian, hanya ada beberapa hotel yang diberikan sebagai refresentatif untuk mereka tempati atau didiami selama satu hari satu malam.
Adapaun hotel yang ditunjuk panitia sebagai tempat peristirahatan para pejabat negara dan gubernur se Indonesia hanya Hotel Grand Clarion Makassar dan Hotel Imperial Arya Duta.
"Ke 250 tamu VVIP tersebut, kita arahkan menginap di dua hotel ini. Namun sekali lagi panitia tidak menanggung biaya kamarnya," pungkasnya.
Berdasarkan pantauan Tribun di lapangan upacara rujab Gubernuran, Jl Jenderal Sudirman yang menjadi tempat pelantikan Syahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu'mang sebagai gubernur dan wakil gubernur Sulsel terpilih.
Tampak beberapa panitia pelantikan mulai sibuk mengatur papan lantai yang akan menutupi rumput lapangan tersebut. Bahkan tak jarang dari mereka juga mulai sibuk mengurusi penyusunan meja, kursi serta tenda yang akan digunakan nantinya.
Diketahui, arena pelantikan tersebut rencananya akan disulap menjadi ruang sidang paripurna laiknya di DPRD Sulsel.
"Lokasi pelantikan akan kita sulap seperti ruang sidang peripurna. Sehingga seolah-olah kita berada di DPRD Sulsel," tambah Sekretaris pelantikan gubernur Abdul Kadir Marsalih yang juga Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sulsel. (*)