CITIZEN REPORTER
SDG Cari Peserta Perempuan
Lembaga Advokasi dan Pendidikan Anak Rakyat (LAPAR) Sulsel
Tayang:
Penulis: CitizenReporter | Editor: Muh. Taufik
M Iqbal Arsyad
Staf LAPAR Sulsel
Dari Gowa
Lembaga Advokasi dan Pendidikan Anak Rakyat (LAPAR) Sulsel selaku penyelenggara Sekolah Demokrasi Gowa (SDG) masih membuka kesempatan buat warga Gowa yang ingin menjadi peserta Sekolah Demokrasi. Khususnya perempuan-perempuan yang berdomisili di Gowa yang ingin menambah wawasan dan pengetahuan terkait demokrasi.
Berdasarkan hasil interview 50 orang calon peserta, hanya 10 perempuan yang dinilai berkompoten untuk menjadi peserta SDG. Selebihnya masih dipertimbangkan untuk menjadi peserta. Padahal dari 35 peserta yang akan diterima, 15 diperuntukan untuk kaum perempuan.
Keberadaan perempuan dalam Sekolah Demokrasi dinilai penting, karena ada materi khusus yang akan membahas posisi dan peran perempuan dalam mewujudkan demokrasi yang menyejahterakan yakni gender dan demokrasi.
Untuk itu, LAPAR Sulsel masih memberi kesempatan buat perempuan-perempuan yang ada di kabupaten Gowa hingga akhir minggu ini untuk mendaftarkan diri dan ikut dalam proses penyeleksian.
LAPAR Sulsel sementara menyeleksi berkas calon peserta dan telah melakukan interview calon-calon peserta dari berbagai kalangan. Dari berkas yang masuk ke LAPAR Sulsel, HIPMA Gowa mengutus 15 kadernya untuk ikut dalam Sekolah Demokrasi. Selain itu, utusan dari desa-desa di kabupaten Gowa, HIPMI Gowa, guru-guru, PNS, partai politik dan masyarakat sipil masih dalam tahap penyeleksian.(*)
Staf LAPAR Sulsel
Dari Gowa
Lembaga Advokasi dan Pendidikan Anak Rakyat (LAPAR) Sulsel selaku penyelenggara Sekolah Demokrasi Gowa (SDG) masih membuka kesempatan buat warga Gowa yang ingin menjadi peserta Sekolah Demokrasi. Khususnya perempuan-perempuan yang berdomisili di Gowa yang ingin menambah wawasan dan pengetahuan terkait demokrasi.
Berdasarkan hasil interview 50 orang calon peserta, hanya 10 perempuan yang dinilai berkompoten untuk menjadi peserta SDG. Selebihnya masih dipertimbangkan untuk menjadi peserta. Padahal dari 35 peserta yang akan diterima, 15 diperuntukan untuk kaum perempuan.
Keberadaan perempuan dalam Sekolah Demokrasi dinilai penting, karena ada materi khusus yang akan membahas posisi dan peran perempuan dalam mewujudkan demokrasi yang menyejahterakan yakni gender dan demokrasi.
Untuk itu, LAPAR Sulsel masih memberi kesempatan buat perempuan-perempuan yang ada di kabupaten Gowa hingga akhir minggu ini untuk mendaftarkan diri dan ikut dalam proses penyeleksian.
LAPAR Sulsel sementara menyeleksi berkas calon peserta dan telah melakukan interview calon-calon peserta dari berbagai kalangan. Dari berkas yang masuk ke LAPAR Sulsel, HIPMA Gowa mengutus 15 kadernya untuk ikut dalam Sekolah Demokrasi. Selain itu, utusan dari desa-desa di kabupaten Gowa, HIPMI Gowa, guru-guru, PNS, partai politik dan masyarakat sipil masih dalam tahap penyeleksian.(*)