Up Grading LPM Penalaran UNM
Tribun Timur - Senin, 10 Desember 2012 08:40 WITA
Share |
<!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE </xml><![endif]-->Laporan: Muh. Hasbi Humas LPM Penalaran UNM

TRIBUN-TIMUR.COM -- Lembaga Penelitian Mahasiswa(LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar  (UNM) mengadakan Up Grading Pengurus periode 2012/2013, jum’at-minggu (7-9 Desember 2012). 

Kegiatan yang berlangsung di Benteng Somba Opu, kabupaten Gowa ini dihadiri oleh Pembina, Alumni dan para Pengurus LPM Penalaran UNM .
Ketua Umum LPM Penalaran UNM yang belum lama ini dilantik oleh Rektor Universitas Negeri Makassar(UNM), Soma Salim Sain mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda wajib bagi para pengurus.

Karena pengurus yang nantinya akan mengawal lembaga penelitian ini selama satu tahun kedepan perlu adanya penguatan komitmen sehingga tugas yang diamanahkan dapat dijalangkan dengan baik dan penuh totalitas sesuai dengan komitmen sebelum menjadi pengurus dilembaga ini.

LPM Penalaran UNM merupakan Lembaga Penelitan Mahasiswa yang berada di tingkat Universitas, sekarang memegang peran penting Lembaga Penelitian Mahasiswa Se-indonesia. LPM Penalaran UNM dipercayakan menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjend) Ikatan lembaga Penalaran dan penelitian Mahasiswa Indonesia (ILP2MI)  merupakan Lembaga Penelitian Mahasiswa Tingkat Nasional .

Up Grading  berlangsung selama tiga hari dengan berbagai paket kegiatan yang bertujuan meningkatkan profesionalisme dan meneguhkn komitmen para pengurus dalam mengawal suatu organisasi.

Mulai dari materi Kepemimpinan, Manajemen Organisai, lobi dan negosiasi dan Problem Solving serta Out Bound. Abd. Karim, salah satu peserta dalam kegiatan ini mengatakan bahwa  “saya sangat senang ikut kegiatan, selain mengasah keterampilan pada paket kegiatan out bound juga berbagai banyak ilmu tentang bagaimna kita mengawal suatu organisasi” Ungkapnya.

<!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;} </style>
Penulis : Citizen Reporter
Editor : Ina Maharani