JSI Bantah "Main" Di Pilkada Ulang Buton
di putaran pertama JSI mendampingi calon bupati Agus Feisal Hidayat dan saat itu dimenangkan oleh Agus.
Tayang:
Editor:
Ina Maharani
Makassar, Tribun – Manajer Strategi Pemenangan Jaringan Suara Indonesia
(JSI) Wilayah KTI Irvan Jaya, memastikan lembaganya terlibat dalam
pilkada ulang kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara yang berlangsung Sabtu
(19/5) lalu.
Pernyataannya itu dikeluarkan untuk membantah keterangan
Manajer Analisis Media Lingkaran Jurnal Indonesia (LJI) Dedi Alamsyah yang dilansir ke sejumlah media di Makassar sehari sebelumnya, bahwa lembaganya berhasil menumbangkan JSI di event politik tersebut.Menurutnya, klaim Dedi bahwa LJI-lah yang mendampingi pasangan Umar Samiun-La Bakrie sehingga menang diputaran kedua, juga tidak benar dan mengada-ada.
“JSI memang mendampingi Agus Feisal-Yaudu Salam Adjo di putaran pertama, tapi di putaran kedua tidak lagi. Klaim Dedi itu sepihak, dia tidak mengalahkan siapa-siapa dan dia juga tidak mendampingi siapa-siapa,” katanya.
Irvan menjelaskan, di putaran pertama JSI mendampingi calon bupati Agus Feisal Hidayat dan saat itu dimenangkan oleh Agus. Namun karena suatu hal akhirnya Mahkamah Konstitusi memutuskan untuk dilakukan pilkada ulang. Tapi pada pemilihan ulang ini, JSI tidak lagi menjadi konsultan Agus.
“Kalau dikatakan dia berhasil menumbangkan kami, saya kira tidak tepat,” ujarnya.
Pernyataannya itu dikeluarkan untuk membantah keterangan
Manajer Analisis Media Lingkaran Jurnal Indonesia (LJI) Dedi Alamsyah yang dilansir ke sejumlah media di Makassar sehari sebelumnya, bahwa lembaganya berhasil menumbangkan JSI di event politik tersebut.Menurutnya, klaim Dedi bahwa LJI-lah yang mendampingi pasangan Umar Samiun-La Bakrie sehingga menang diputaran kedua, juga tidak benar dan mengada-ada.
“JSI memang mendampingi Agus Feisal-Yaudu Salam Adjo di putaran pertama, tapi di putaran kedua tidak lagi. Klaim Dedi itu sepihak, dia tidak mengalahkan siapa-siapa dan dia juga tidak mendampingi siapa-siapa,” katanya.
Irvan menjelaskan, di putaran pertama JSI mendampingi calon bupati Agus Feisal Hidayat dan saat itu dimenangkan oleh Agus. Namun karena suatu hal akhirnya Mahkamah Konstitusi memutuskan untuk dilakukan pilkada ulang. Tapi pada pemilihan ulang ini, JSI tidak lagi menjadi konsultan Agus.
“Kalau dikatakan dia berhasil menumbangkan kami, saya kira tidak tepat,” ujarnya.