Mahadipa Benarkan Ada Mahasiswa Dipanegara Tewas di Malino
Namun Adrianus memastikan bahwa korban bukan anggota Mahadipa.
Penulis: Jumadi Mappanganro | Editor: Ina Maharani
Laporan: Jumadi Mappanganro/ Tribun Timur
Makassar, Tribun-timur.com -- Ketua Mahadipa STMIK Dipanegara Adrianus Lebang mengatakan bahwa benar ada mahasiswa STMIK Dipanegara bernama Ashadi yang meninggal di Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Namun Adrianus memastikan bahwa korban bukan anggota Mahadipa.
Mahadipa adalah kelompok mahasiswa pecinta alam yang ada di STMIK
Dipanegara, Jl Perintis Kemerdekaan Km 10, Makassar, Sulawesi Selatan.
Penegasan Adrianus tersebut disampaikan Station Manager Explore FM Rina
Lestari yang juga aktivis mahasiswa Lembaga Penerbitan dan Penyiaran
Mahasiswa (LPPM) STMIK Dipanegara. Explore FM adalah radio kampus yang
bernaung di bawah LPPM STMIK Dipanegara.
Tribun pertama kali menerima kabar meninggalnya mahasiswa asal
Kabupaten Sengkang tersebut melalui pesan berantai BlackBerry Massenger
(BBM), Senin (30/04/2012) pagi tadi. Saat ini, mayat korban disebutkan
masih berada di Puskesmas Malino. Belum jelas penyebab kematian korban.
"Ad anak mapala stmik asal sengkang namax ashadi meninggal d malino n
mayat ad d puskesmas malino tolong bantu sebarkan agar sampai d
keluargax.....," tulis pesan dari salah seorang yang menyebar BBM
tersebut. (*)