Kapolda Sulsel Pelit Komentar
Kapolda Sulsel Pelit Komentar
Mantan Kepala Divisi Hukum Polri yang baru-baru menjabat sebagai Kapolda Sulselbar menggantikan Irjen Pol Johny Waenal Usman pada 9 Maret 2012 lalu ini masih "kikuk" berkomentar di hadapan wartawan media massa.
Terhitung sejak Senin (19/3) hingga Kamis (22/3) kemarin dalam empat kali pertemuan di empat acara berbeda, tidak sekalipun Mudji
berkomentar terkait rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Pada Senin, (19/3) Kapolda Sulselbar Mudji Waluyo mengikuti rapat koordinasi tertutup dengan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumohardjo, Makassar. Pertemuan tersebut untuk membahas rencana kenaikan harga BBM oleh pemerintah pusat April nanti.
Saat sejumlah wartawan media massa baik cetak maupun elektronik di Pemprov Sulsel menemuinya usai rakor untuk mengetahui persiapan pengamanan demonstrasi, Mudji membisu.
Keesokan harinya, Selasa (20/3), Mudji pun hadir dalam rapat
koordinasi antara Pemprov Sulsel dengan pimpinan universitas negeri dan swasta di Makassar untuk mengantisipasi gejolak demonstrasi kenaikan harga BBM di Makassar.
Lagi-lagi, Mudji pun enggan berkomentar dan memilih bergegas
meninggalkan arena rakor yang digelar di Baruga Sangiasseri,
Gubernuran Sulsel, Jl Sungai Tangka, Makassar.
Kemudian, Rabu (21/3), Mudji mengikuti acara penandatanganan Pakta Integritas antara Pemprov Sulsel, Bupati/Wali Kota, dan Pimpinan SKPD Sulsel. Sebelum acara didahului dengan pertemuan tertutup, lagi-lagi untuk membahas gejolak rencana kenaikan harga BBM di Makassar.
Seperti dua hari sebelumnya, Mudji pun masih "membisu" soal hasil
rakor saat ditemui usai acara. Mudji memilih menuju mobilnya ketimbang melayani pertanyaan wartawan tanpa sepatah kata pun terlontar dari bibirnya.(*/tribun-timur.com)