CITIZEN REPORTER
Media Ekonomi Unhas Akan Bahas Dampak Pasar Modern
Kaporan: Budi Prasetya, Mahasiswa Akuntansi FEB Unhas melaporkan dari Makassar
Penulis: Suryana Anas | Editor: Ina Maharani
Kaporan: Budi Prasetya, Mahasiswa Akuntansi FEB Unhas melaporkan dari Makassar
Media Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Hasanuddin
Unhas akan menggelar diskusi publik pada hari Rabu (25/1) besok di
ruangan FIS 111-113 FEB kampus Unhas Tamalanrea, Makassar. Diskusi ini
rencananya dimulai pukul 10.00 wita.
Diskusi ini akan mengangkat tema Dampak pasar modern terhadap warga
Makassar dengan pembicra seperti Idrus Taba (akademisi), Ishak Salim
(AcSi), dan perwakilan alfamart/indomaret.
Diskusi ini dilatarbelakangi dengan berkembangnya pasar modern di
beberapa sudut kota, namun disisi lain perkembangan itu bukan berarti
juga berdampak positif bagi pedagang pasar tradisional.
Pasar tradisional yang sejatinya merupakan urat nadi perekonomian
masyarakat secara perlahan mulai ditinggalkan oleh sebagian
pelanggannya, khususnya pelanggan dari kelas menengah ke atas.
Pasar tradisional merupakan gantungan hidup atau tempat mencari nafkah
berbagai kalangan masyarakat. Kehidupan pasar tradisional melibatkan
pengrajin makanan tradisional (jajanan pasar), petani, peternak yang
menjual hasil panen atau ternaknya, tentunya pedagang, dan bahkan kuli
pikul. Ini menunjukkan bahwa kematian pasar tradisional akan secara
langsung melonjakkan jumlah masyarakat miskin dan pengangguran.
Bagaimanapun pertumbuhan pasar modern yang didominasi hanya oleh
beberapa pemain kuat tersebut telah memberikan dampak negatif terhadap
pasar tradisional