Pesantren Kilat UMI
Prof Mansyur Ramly: Kini Saya Dampingi Zakir Sabara
Mansyur Ramly yang juga Ketua DPP Lembaga Pendidikan Ma'arif PB Nahdlatul Ulama (NU) ini membawakan materi
Penulis: Thamzil Thahir | Editor: Muh. Irham
MAKASSAR, TRIBUN -- Ketua Dewan Pembina Universitas Muslim Indonesia (UMI) Prof Dr Mansyur Ramly Msi, Rabu (21/9/2011) siang ini menjadi pemateri utama dalam Pesantren Kilat bagi sekitar 4012 mahasiswa baru UMI di Asrama Haji Sudiang, Makassar.
Bersama petinggi rektorat UMI, antara lain Asisten Wakil Rektor III UMI Zakir Sabara HW, Mansyur Ramly yang juga Ketua DPP Lembaga Pendidikan Ma'arif PB Nahdlatul Ulama (NU) ini membawakan materi strategis, "Peran Mahasiswa dalam Memahami Wawasan Kebangsaan Berbasis Kearifan Lokal".
Sebelum naik ke meja panelis, melalui pesan singkat ke salah seorang sahabatnya Julius Hoesan, mantan Rektor UMI ini secara berkelakar mengkonfimasikan kehadirannya di acara orientasi mahasiswa baru UMI itu,
"Saya sekarang mendampingi Zakir dalam acara mahasiswa baru (UMI)," ujar putra mendiang KH Muhammad Ramly, salah seorang pendiri UMI dan tokoh NU Indonesia.
Zakir kini senter disebut-sebut sebagai salah satu figur wakil bupati Bone. Selama tiga tahun, Prof Mansyur menjadi calon Wakil Gubernur Sulsel, Zakir adalah Sekretaris khusus mantan Kepala Balitbang Kemendiknas itu.
Di acara pesantren ilat itu sendiri, Zakir adalah Sekretaris Panitia Pesantren Kilat UMI. Ketuanya adalah Prof Dr Achmad Gani.
Pesantren Kilat ini, sendiri adalam format baru Penyambutan dan orientasi Mahasiswa Baru UMI Makassar.
Acara dimulai sejak Senin (19/9) dan akan berakhir Sabtu (24/9) mendatang. Acara ini dibagi dalam tiga gelombang. Tiap gelombang mengikuti pesantren selama dua hari. Prof Mansyur memberi pembekalan di geleombang kedua. "Selama sepekan ini, Asrama Haji Sudiang, akan jadi rumah kedua saya," kata Zakir.